Wujud Baru Bernama Kañña

Kañña, unit alternatif rock asal Jakarta muncul dengan rilisan album pendek (EP) perdananya bertajuk “Pleasure & Desire” yang dilepas pada Selasa (23/02) lalu. Gagasan ihwal pembuatan EP pun bermula dari Richardo P (gitar) dan Gon (vokal) yang lebih dulu dikenal dengan band bernama ‘The Tremolo’ –yang sudah lama vakum- hendak membuat lagi sebuah band rock. Ditandai dengan masuknya Ano Amrullah (drum) dan Ericko Pandu (bass) menggantikan personil lama, maka lengkaplah sudah, kuartet ini pun akhirnya solid, dan memutuskan untuk menggarap “Pleasure & Desire”.

Sebagai permulaan, Kañña lebih dulu merilis sebuah single berjudul ‘Road Trip’ –yang  juga masuk ke album “Pleasure & Desire” . Menurut mereka, Road Trip diambil dari kelelahan hidup dalam mengejar standar kesenangan sosial. Nomor lainnya termasuk ‘Lightning Thunder’, ‘Karma Indah’, ‘Lekas Lepas’, ‘Grieving’, dan ‘Ujung Jalan’. Kelima trek tersebut dikemas ke dalam lirik dengan diksi yang terbilang sederhana namun cukup kawin dengan unsur bebunyian blues rock dan classic hard rock yang mereka hadirkan. Beberapa nomor dengan pola seminal Led Zeppelin, Pink Floyd, dan lain sebagainya cukup membuktikan kemana akhirnya arah musik mereka.

Dari pelbagai referensi yang ada, juga setiap personil yang memiliki seleranya masing-masing, akhirnya warna musik rock alternatif pun dipilih sebagai titik tengah mereka dalam menyeimbangkan perbedaan warna musik tersebut. Perpaduan rasa psychedelic serta lirik yang realistis membuat kesan segar dalam proyek mereka kali ini. Nama Kañña sendiri berarti ‘jalan menuju kenikmatan’. Mereka juga berharap para pendengarnya dapat menemukan definisi dan keindahan sesungguhnya lewat struktur, komposisi, dan lirik lagu mereka hadirkan.

Digarap ditengah wabah yang belum juga selesai lengkap dengan segala kesulitan yang terjadi  tidak menjadikan kondisi ini sebagai penghalang bagi Kañña. Adanya kemampuan untuk home recording serta mixing dan mastering mandiri membuat mereka tetap semangat dan konsisten dalam menyelesaikan project EP ini. Sebagai rangakaian perilisan, kedepannya mereka juga bakal merilis project video musik serta live session YouTube yang akan diproduksi oleh Cashagrey.

Kañña sendiri digawangi oleh Gon (Vocal-Rhythm Guitar), Richardo P (Backing Vocal-Lead Guitar), Ericko Pandu (Bass), dan Ano (Drum). Band ini awalnya dibentuk dengan nama ‘The Tremolo’ pada tahun 2016 dengan 2 single pertama mereka ‘Lightning Thunder’ dan ‘Road Trip’ dan menjalani jeda selama beberapa tahun karena para anggota mencoba untuk mencapai tujuan mereka masing-masing.

Meskipun permainan mereka bernada rock, musik mereka seringkali dipengaruhi oleh musik non-rock. Dibangkitkan dan dilahirkan kembali dengan konsep baru yang fresh, powerful, dan juga dicampur dengan sentuhan psychedelia, Kañña mencoba untuk menata ulang diri mereka dengan produksi repackaged terbaru mereka pada tahun 2021. Nada dan suara mereka sering digambarkan sebagai powerful, exotic, tapi melankolis dan depressing pada saat bersamaan. Menurut Kañña, mereka selalu berupaya menghadirkan visualisasi telinga yang luar biasa dalam lirik yang selalu bertumpu pada kisah nyata hidup mereka.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Kañña

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading