Vinyl Album Pertama The Brandals, Rilis!

Nama The Brandals sepertinya tidak bisa diabaikan begitu saja dari peta persebaran musik bagus di Indonesia. Era tahun 2000 adalah masa di mana mereka muncul sebagai sebuah komplotan penting bagi kancah musik di Jakarta. Hingga kini, nama mereka selalu saja ditunggu kehadirannya, baik itu dalam penampilan konser, ataupun rilisan karyanya (baik itu digital ataupun fisik). Pada masa-masa awal perjalanan bermusiknya, gaya yang mereka perlihatkan dan tampilkan memang sangat nyentrik bila dibandingkan band-band yang seangkatan. Citra keras, menggebu-gebu, dan kasar adalah identitas mereka ketika berada di atas panggung.

Setelah menggasak banyak panggung, baik itu gigs, pensi, ataupun acara-acara dari kampus, mereka kemudian merilis album perdananya. Bertitelkan nama mereka sendiri, album yang dirilis di tahun 2003 ini pun pecah dalam hal penjualan. Menurut catatan album pertama ini terjual sebanyak 7500, bisa dibilang ini adalah sebuah pencapaian besar di ranah musik indie kala itu. Jalan panjang pun semakin terbentang untuk mereka jalani, salah satu tempat pemberhentian yang menarik adalah saat mereka didapuk untuk mengisi soundtrack dari film Lovely Luna di tahun 2004.

Kemudian setelah menginjak usia ke-17, album perdana tersebut kembali dirilis oleh salah satu label musik, namanya adalah LaMunai Records. Dirilisnya album musik terbaik Indonesia dari tahun 2000 tersebut bukan tanpa alasan, nostalgia dan sejarah adalah apa yang ingin ditampilkan. Dilepas dalam format fisik berbentuk piringan hitam, kalian akan bisa merasakan bagaimana menikmati sebuat rilsian fisik yang benar-benar terbaik. Oh ya, album ini diawal dirilis oleh Sirkus Record dalam bentuk kaset pita, lalu kembali dirilis oleh Aksara Records dalam format cakram padat pada tahun 2006. Nah buat kalian yang sudah memiliki kedua rilisan fisik tersebut, inilah waktu yang tepat untuk melengkapi koleksimu. Kapan lagi.

foto vinyl album the brandals

“Wacana perilisan album ini sudah menjadi isu sejak 8 tahun yang lalu, disaat “trend” reproduksi piringan hitam kembali ke puncak kejaannya di seluruh dunia. Pendekatan dari berbagai label rekaman sudah dilalui. Hingga pada tahun 2019 label muda Lamunai Records berani mengambil alih untuk meluncurkan album ini.” Tutur Eka Annash.

“Tidak mudah untuk merilis ulang sebuah album dari katalog lama (Indonesia) ke dalam format piringan hitam, berbagai hambatan sering ditemui. Dari isu kepemilikan master, hak cipta, dsb. Hingga kebiasaan klasik mendapatkan arsip master yang layak, karena tidak pernah disimpan atau hilang begitu saja.” Tambah Johnny T dari Lamunai Records.

Album ini sudah resmi dirilis pada 12 Oktober 2020, dalam 2 pilihan kemasan (Deluxe & Regular) berisikan 10 lagu orisinil dengan 1 lagu bonus (Ain’t Nobody’s Bitch) beserta poster baru dan orisinil, cover desain ulang dari illustrator berbakat Ahmad Rizzali. Lalu di dalamnya juga ada sebuah sisipan booklet 8 halaman yang berisikan foto, lirik dan album notes yang ditulis wartawan musik senior Reno Nismara, untuk menambah nostalgia dan informasi album buat semua penikmat musik sekarang. Tunggu apalagi, segera pesan dengan cara menekan gambar di bawah.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari LaMunai Records

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading