Video Musik Skandal yang Dikerjakan di Masa Swakarantina

Skandal, band indie rock asal Jogjakarta, baru saja merilis sebuah video musik baru untuk lagu mereka yang berjudul “Racau”. Single ini sendiri merupakan karya lanjutan setelah mini album Sugar yang dirilis tahun 2017 yang lalu.

Skandal mengartikan kata racau sebagai suara-suara kebisingan kota yang mau tidak mau setiap harinya selalu berulang untuk didengarkan oleh telinga kita. Video musik “Racau” ini adalah video ketiga dari kuartet tersebut, setelah video untuk lagu “Superfine” dan “Stay Slay Slack”— dua single dari debut mini album pertama, Sugar –  yang dirilis melalui YouTube resmi mereka.

“Konsepnya sederhana sebenarnya. Semuanya datang dari keadaan beberapa bulan belakangan, situasi yang mengharuskan semua orang untuk tinggal di rumah masing-masing akibat pandemi Covid-19 — semacam menangkap momen yang ada, ide itu muncul secara organik dan terbilang sederhana, untuk produktif bikin sesuatu sembari menikmati keadaan yang ada. Lalu berpikir ‘Kenapa nggak ngajak orang lain atau teman-teman buat ikutan ya?’ Selain itu, video musik “Racau” ini juga dijadikan semacam kado bagi diri sendiri karena bulan April lalu genap berusia 9 tahun.” Ujar Siddha (vokalis) yang memiliki ide untuk video musik ini.

 

Menanggapi ide yang ada itu, mereka menghadirkan sebuah kampanye bernama #meracaudirumah yang mengajak serta berbagai lapisan orang untuk mengirimkan rekaman video mereka sambil mendengarkan atau menyanyikan lagu “Racau” saat di rumah saja selama beberapa bulan terakhir. Setelah itu, kumpulan video yang ada disunting menjadi satu dan menghadirkan momen keseruan di saat situasi yang sedang tidak baik-baik saja saat ini. Lalu yang paling menyenangkan lagi adalah kreativitas yang dihadirkan dari para pengirim video yang menjadi sorotan utama di video musik tersebut.

Penggarapan video musik “Racau” ini sendiri juga dibantu oleh Raven Navaro sebagai asisten sutradara dan editor. Raven Navaro sendiri sebelumnya sudah menyutradarai beberapa video musik lokal yang bisa dibilang sangat menarik, seperti video musik lagu “Malam” dari BAP., “F**k Your Jaksel Lifestyle” milik Noise, dan “Rubber Song” dari SORE.

Setelah video musik “Racau”, grup yang digawangi oleh Yogha Prasiddhamukti (vokalis), Robertus Febrian (gitaris, vokalis), Rheza Ibrahim (gitaris), dan Argha Mahendra (drummer) ini rencananya akan mengeluarkan beberapa single lanjutan yang juga akan disertai video musiknya dalam beberapa waktu ke depan.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Skandal

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading