Video Animasi Penuh Semangat untuk "it's ok!" dari Paw's Letter

Unit pecinta kucing asal Samarinda, Paw’s Letter, melanjutkan eksistensi bermusik mereka dengan nomor anyar yang mereka beri judul “it’s ok!“. Paw’s Letter masih bertahan dengan ciri khas indie pop mereka, ketukan drum konstan semi-punk, gitar yang nampaknya berbalut chorus, dan penulisan judul tanpa huruf kapital yang kadang membuat bingung penulis berita.

Selain ketiga ciri tadi, sesuai dengan namanya, Paw’s Letter masih konsisten menghadirkan kucing dalam aspek visual mereka. Jika pada lagu sebelumnya mereka menggunakan artwork ilustrasi kucing rumahan, kali ini kucing siam lah yang menjadi wajah lagu. Kucing dalam artwork tersebut juga mereka masukkan dalam klip yang berbentuk animasi.

“it’s ok” hadir dengan video animasi yang dikerjakan oleh kolektif editor video, Local Native Borneo. Dalam klip bernuansa anime tersebut, penonton dapat menyaksikan karakter yang mirip dengan pentolan Paw’s Letter, Smolly.

“’it’s ok!’ ini sebenarnya salah satu tujuan aku untuk menyampaikan bahwa kamu enggak sendirian. I feel it too, sometimes. Dan di dalam liriknya ada pengulangan ‘If you wanna cry, just ry it out, out loud..’ yang berarti ya nangis aja enggak apa-apa, mau apapun gender kamu; menangis itu nggak ada salahnya. So, it’s totally ok, kok!” tutur Smolly yang juga menulis lirik dalam siar pers.

Paw's Letter

Smolly mencoba merangkum bagaimana rasanya kehilangan, quarter life crisis, suicidal thoughts, menjadi minoritas, dan hal-hal yang sebenarnya nyata di sekitar kita dalam bentuk singkat juga gamblang di lirik “it’s ok!”.

“it’s ok!” menjadi nomor kedua dari Paw’s Letter. April lalu, kuintet yang dulunya kuartet ini merilis sebuah nomor debut berjudul “can i get a hi?”.

Selain menambah lagu, Paw’s Letter juga menambahkan satu personel dalam roster-nya. Sebelumnya, band ini beranggotakan empat orang yaitu Fernanda (gitar), Fadhlie (drum), Gikaraja (bas), dan Smolly (vokal). Di foto profil terbarunya terlihat satu orang tambahan yang ternyata bernama Cia, gitaris baru mereka. Penjelasan masuknya Cia tidak ada dalam keterangan pers yang mereka sampaikan atau unggahan di media sosial mereka, namun dalam beberapa unggahan terakhir perempuan berhijab itu tampil dengan gitar offset yang nampak seperti Fender Mustang di gig-gig Paw’s Letter.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Paw’s Letter

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading