Vhal Rasyid Ungkap Kisah Usang dalam "Maktub"

Vhal Rasyid, solois asal Sukabumi kembali dengan materi lagu teranyarnya. Dalam lagunya kali ini Vhal mencoba menuangkan segala perasaannya lewat nomor tunggal “Maktub” yang juga diproduseri oleh Mondo Gascaro.

“Kisah sederhana tentang rasa memiliki dan keinginan untuk melindungi yang justru pada akhirnya menjadi ajang untuk saling melukai sebagai epos usang yang selalu diperbaharui,” tulis dalam keterangan pers yang dikirimkan pihak Vhal.

Di tengah banyaknya musisi yang berlomba membuat musik pretensius, Vhal dengan senang hati mengaku sebagai musikus pop. Kesederhanaan musik dan kejujuran liriknya membuat pendengar bisa berempati tanpa harus terlalu banyak berpikir saat mendengarkan lagunya, termasuk “Maktub” yang menjadi karya terbarunya ini.

“Vhal Rasyid adalah seorang musisi bergenre pop yang, dengan segala keterbatasan dan ketakutannya, mencoba jujur dalam bermusik. Di saat semua orang berlomba untuk tampil berbeda, ia memilih jalan yang sederhana,” tambah pihak Vhal melalui keterangan yang sama.  “Musik sederhana, lirik yang membawa kita berempati, dan kesan lugu yang diberikannya akan memaksa kita untuk, dalam beberapa menit, menjadi dirinya. Sebuah keegoisan kecil yang terkadang kita lupakan karena kita terlalu terkagum-kagum akan isu, penggunaan instrumen, dan penggunaan diksi yang mewah.”

Kali ini, Vhal Rasyid masuk ke dalam jajaran nama musisi yang berada dalam Kompilasi Irama Kotak Suara Terbaik Vol. 1. Kompilasi ini menghadirkan 12 single baru dari 12 band atau musisi yang berkolaborasi dengan produser dan label rekaman. Band atau musisi yang terpilih merupakan hasil kurasi dari program Irama Kotak Suara oleh tim editorial Pop Hari Ini. Proses kolaborasi ini adalah sebuah alasan bahwa setiap karya musik dari berbagai daerah di Indonesia patut diapresiasi dan diperdengarkan ke khalayak lebih luas lagi. Dalam kompilasi ini, ia berkesempatan untuk bekerja sama dengan Mondo Gascaro.

Kini single “Maktub” sudah bisa kalian dengar dipelbagai kanal pemutar musik digital. Dengan dirilisnya lagu tersebut sebagai single ketiganya, Vhal Rasyid menegaskan intensinya untuk serius dalam bermusik. Ditambah lagi, ia sedang menyusun materi untuk albumnya kelak yang direncanakan akan rampung di akhir tahun ini. Bagaimana albumnya nanti? Kita tunggu saja!

Teks: Dicki Lukmana & Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Vhal Rasyid

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading