Upaya Selanjutnya Dari Kolektif Industri Musik Di Inggris

UK Music, sebuah badan yang mewakili kepentingan kolektif industri musik di Ingris, baru-baru ini telah menerbitkan laporan baru berjudul Let the Music Play: Save Our Summer 2021. Laporan tersebut setidaknya menguraikan tentang beberapa rekomendasi penyelenggaraan konser musik secara luring setelah situasi sudah mulai aman untuk  dilakukan. Selain itu UK Music pun memberikan gambaran tentang  nilai ekonomi, sosial dan budaya dari dari industri pertunjukan musik secara langsung.

“Industri musik telah bekerja keras untuk membuat ruang acara seaman mungkin,” kata UK Music dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan baru tersebut. “Ini termasuk meluncurkan uji coba  agar dapat mengadakan acara secara massal dengan aman, bekerja dengan pemerintah untuk mengembangkan panduan tentang bagaimana mengadakan acara dengan aman, dan melihat sistem ventilasi dan pemurnian udara baru yang secara dramatis akan mengurangi risiko penularan.

“Tapi belum ada kepastian kapan industri akan diizinkan menggelar acara massal sekali lagi.” Tulis dalam pernyataan tersebut.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa kurangnya asuransi pada pembatalan konser-konser musik yang terjadi adalah sebuah penghalang terbesar untuk peristiwa yang akan terjadi di tahun 2021, dan menyerukan kepada Pemerintah Inggris untuk menerapkan skema asuransi seperti yang telah dilakukan untuk sektor industri film dan TV.

Melalui laporannya tersebut UK Music memperkirakan bahwa konser musik secara langsung telah menyumbang £ 1,3 miliar ($ 1,7 miliar)  ke kas negara pada tahun 2019. Selain memberi gambaran tentang nilai ekonomi dari pertunjukan musik, laporan itu juga merinci sejumlah protokol keselamatan secara praktis yang akan diterapkan ketika memulai kembali musik live, termasuk rapid test, peningkatan ventilasi, dan pengelolaan event secara keseluruhan.

UK Music juga telah memperingatkan bahwa hingga 50% dari tenaga kerja industri festival musik Inggris berisiko diberhentikan setelah bencana pandemi di sepanjang tahun 2020 untuk sektor tersebut, sementara lebih lanjut mengulangi kekhawatiran bahwa hingga 71% musisi secara aktif mempertimbangkan untuk meninggalkan sektor tersebut. atau tidak yakin apakah mereka akan melanjutkan (menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Union of  Musicians) karena efek pandemi pada industri musik.

“Sementara pandemi ini masih berkecamuk dan terus menyebabkan kerusakan pada kehidupan dan mata pencaharian hari ini, ada titik akhir yang terlihat,” kata Jamie Njoku-Goodwin dari UK Music. “Pemerintah sedang meluncurkan vaksin dan secara terbuka berspekulasi tentang kembali normal pada musim semi – tetapi ada risiko serius bahwa bahkan jika ini terbukti menjadi kenyataan, kurangnya pemberitahuan dan pilihan asuransi yang tersedia akan berarti banyak dari musik musim panas 2021 musim tidak bisa dilanjutkan. ”

Njoku-Goodwin menambahkan bahwa “jam terus berdetak, dan dalam waktu dekat kita bisa melihat festival dan acara besar mulai berhenti beroperasi karena kurangnya kepastian”.

“Dengan dukungan yang tepat, industri musik live dapat menjadi yang terdepan dalam pemulihan pasca-pandemi dan memainkan peran kunci dalam kebangkitan ekonomi dan budaya negara kita – tetapi perlu ada upaya bersama dari industri dan Pemerintah bersama jika kita adalah membiarkan musik diputar dan menyelamatkan musim panas kita. ”

Laporan lengkap Let The Music Play: Save Our Summer 2021 bisa kalian unduh di sini.

Teks: Dicki Lukmana

Visual: Arsip dari berbagai sumber

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading