Tur Kuliner Virtual di Singapore Food Festival 2020 

Bagaimana jadinnya jika festival makanan dibuat secara virtual? Yang pasti kita hanya bisa melihatnya saja, tanpa bisa mencium aromanya yang sedap, tanpa bisa menyentuh teksturnya yang lembut. Tapi mungkin asumsi demikian bisa juga salah. Pasalnya beberapa hari ke depan, di tengah pembatasan fisik yang saat ini masih berlaku, Singapura sedang mempersiapkan gelaran tahunan Singapore Food Festival (SFF) dengan memanfaatkan teknologi digital yang akan memberi pengalaman baru kepada para audiens. Ya, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SFF tahun ini untuk pertama kalinya digelar secara virtual dan akan terselenggara pada dua sesi yaitu pada 21-23 Agustus dan berlanjut di tanggal 28-30 Agustus 2020. Tahun ini SFF mengambil tema “Rediscover the Foodie in You”. 

Dalam helatan kali ini SFF akan berbagi pengalaman mengenai gastronomi yang setidaknya ada 25 mitra yang dilibatkan di bidang industri makanan dan minuman. Disini para mitra tersebut akan mengangkat makanan khas beserta keistimewaan kuliner di Singapura. Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi mampu membawa kemajuan yang sangat pesat. Ketika dunia dilanda pandemi, buah dari perkembangan teknologi ini mampu menjadi solusi yang tepat.

“Meskipun kami tak dapat mengadakan SFF dalam format acara yang biasa, kami tidak sabar menantikan kejutan yang akan dibawa oleh festival edisi virtual pertama ini.” tutur Renata Sundra, Director of Retail and Dining, Singapore Tourism Boarrd (STB) dalam siaran persnya.

“Kami mendorong tiap partisipan untuk turut mendukung para koki, bartender, dan tokoh kuliner Singapura, sembari menghidupkan kembali passion sebagai pecinta kuliner melalui kegiatan gastronomi menarik yang kami rancang.” Lanjut Renata. 

Kue sus

SFF telah merancang dua program inti yang bisa diikuti oleh para peserta virtual diseluruh dunia, yakni program Masterclass dan program Tur Makanan Virtual, yang bebas ditonton tanpa biaya dan bisa diikiti mealui platform Webex. Setidaknya ada 17 kelas yang diadakan dalam program masterclass bersama para masterchef kenamaan dibidangnya masing-masing. Yakni kelas masak kue (chef pastry) oleh Cheryl Koh yang akan menyajikan éclair, salah satu varian dalam sus. Kemudian chef Julien Royer akan memberikan kelas cara pembuatan Promenade A Singapour, salah satu salad paling populer. Selain kiat-kiat membuat makanan, program ini menampilkan juga para peramu minuman, yaitu Colin Chia dan Charmaine Thio. Kedua orang tersebut adalah bartender dari Nuutmeg and Clove, sebuah bar yang saat ini berada di peringkat 32 dalam Asia’s 50 Best Bars 2020. Mereka akan berbagi bagaimana cara membuat koktail dan ragam minuman beralkohol lainnya.  

Untuk program tur kuliner sendiri akan dipandu oleh selebriti Chua Enlai. Ia akan mengajak kamu menyambangi Tanjong Pagar, Chinatown, Katog dan Joo Chiat. Tak hanya menyaksikan bagaimana makanan di tempat-tempat itu tersaji, tapi Chua Enlai pun akan menyajikan kisah dari beberapa tempat makanan populer, bisnis kuliner warisan, juga tempat-tempat kuliner yang saat ini belum banyak diketahui oleh khalayak luas. Kuliner virtual ini sebelumnya  pernah diadakan juga loh oleh Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di San Fransisco pada bulan Ramadhan lalu. KJRI San Fransisco menghadirkan 16 pelaku usaha kuliner Indonesia dari empat negara bagian Amerika Serikat. Dan acara tersebut ditayangkan secara langsung pada platform Zoom dan Youtube. Selain menghadirkan kuliner khas Indonesia, KJRI San Fransisco juga mengadakan bazzar dengan menu makanan khusus Lebaran. 

Kira-kira bagaimana ya sensasi festival makanan yang digelar secara  virtual ini. Apakah mampu membangkitkan selera makan kita atau hanya memberikan pengalaman baru? Kita saksikan saja nanti.  

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip singaporefoodfestival.sg

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading