Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini.

Bukan tanpa alasan, dipilihnya Jepang sebagai titik destinasi karena keterlibatan mereka dalam sebuah festival musik independen yang akan digelar di sana pada 26 & 27 November tahun ini dengan tajuk Tokyo Beyond Festival, festival yang digelar 2 hari di Shibuya, Tokyo ini menampilkan banyak grup dan musisi independen dari berbagai negara dari Asia, Australia, Eropa dan Amerika.

Bermain di Jepang adalah mimpi kami sejak dulu yang akhirnya baru terwujud di tahun ini, kami merasa senang atas kesempatan ini,” ungkap vokalis/gitaris Wahyu Acum.

Setelah bermain di Tokyo Beyond Festival ini, bangkutaman dipastikan tampil di event lain di Tokyo dan satu event di Kota Nara. Tur ini berlangsung sampai tanggal 30 November nanti. Bangkutaman tidak sendiri, ada Logic Lost, musisi elektronik yang juga turut ikut serta dalam perjalanan tur mereka kali ini.

Ini bukan pertama kali bangkutaman tampil di gelaran musik internasional. Satu dekade silam, bangkutaman pernah menjadi bagian dari festival musik bertajuk Rockin The Region (2008) dan Baybeats (2011), keduanya berlokasi di Esplanade Theater di Singapura. Pada masa pandemi, bangkutaman juga tampil di festival musik bertajuk Asean Music Showcase Festival 2020 yang dihelat November 2020. Bangkutaman berharap bahwa festival ini akan menjadi celah buat mereka lebih dikenal lagi di pasar Asia.

Semoga dari sini kita bisa lebih terdengar lagi di pendengar di luar Indonesia, khususnya di Asia dan semoga kita bisa diundang lagi di festival-festival yang ada di Asia atau bahkan di benua lainnya” tutup Acum.

Bangkutaman belum lama ini merilis album terbaru mereka bertajuk Dinamika. Ini adalah album ketiga mereka setelah Love Among The Ruins (2000) dan Ode Buat Kota (2010). Album ini pertama kali dirilis oleh La Munai Records dalam bentuk kaset dan SRM dalam format cakram padat. Sebelumnya merekaterlebih dulu merilis single-single baru bertajuk “Dinamika”, “Badai”, “Tabib” serta “Ombak”.

Adapun single “Ombak” sendiri masuk dalam nominasi AMI Awards 2021 untuk kategoriArtist/Solo/Group/Kolaborasi Karya Elektronika Terbaik. Ini adalah nominasi AMI Kedua bangkutaman setelah sebelumnya mereka masuk di kategori Karya Produksi Alternative Terbaik lewat album Ode Buat Kota di tahun 2011 silam.

Bangkutaman adalah Wahyu ‘Acum’ Nugroho pada Vokal dan Gitar, Madava Nanda Rasika Sangga pada Bas dan Christo Putra pada Drums.

Editor : Brandon Hilton
Visual : SRM

Debut Kathmandu Dalam Kancah Musik Indonesia

Musisi duo terbaru di Indonesia telah lahir. Penyanyi bernama Basil Sini bersama seorang produser sekaligus multi-instrumentalist bernama Marco Hafiedz membentuk duo bernama KATHMANDU. Dengan genre Pop-Rock, KATHMANDU menyapa penikmat musik...

Keep Reading

Sisi Organik Scaller Dalam "Noises & Clarity"

Kabar baik datang dari Scaller yang baru saja merilis live session (8/7/23) yang kemudian diberi tajuk “Noises & Clarity”. Dalam video ini, grup musik asal Jakarta tersebut tampil membawakan 5...

Keep Reading

Single Ketiga Eleanor Whisper Menggunakan Bahasa Prancis

Grup Eleanor Whisper asal kota Medan yang telah hijrah ke Jakarta sejak 2019 ini resmi merilis single ke-3 yang diberi tajuk “Pour Moi”. Trio Ferri (Vocal/ Guitar), Dennisa (Vocals) &...

Keep Reading

Sajian Spektakuler KIG Live!

Umumkan kehadirannya sebagai pemain baru pada industri konser musik Indonesia, KIG LIVE yang merupakan bagian dari One Hundred Percent (OHP) Group menggelar acara peluncuran resmi yang juga menampilkan diskusi menarik...

Keep Reading