Tumpah Ruah Cerita dalam Dokumenter Tur HMGNC di Jepang

Unit musik kesohor asal kota Bandung, HMGNC, baru-baru ini telah merilis video dokumenter perjalanan bermusiknya ketika melakukan tur musik di Jepang tahun 2018. Tur ini merupakan bagian dari mengenalkan musik HMGNC ke audiens yang lebih luas, terlebih setelah dirilisnya album HMGNC (re: album kelima) di tahun 2017 lalu.

“Rilisnya video dokumenter ini mengingatkan kami tentang perjalanan tour yang panjang pada September 2018, 3 tahun lalu, melelahkan namun sangat menyenangkan, terlebih tour ini kami pergi selama 14 hari ke negara matahari terbit, Jepang.” ungkap HMGNC melalui siar pers.

Ketika tour berlangsung setidaknya ada 5 panggung musik yang HMGNC kunjungi di Jepang, diantaranya Shimokitazawa Chikamatsu – Tokyo 7 September 2018, B.B.Street – Yokohama 8 September 2018, Shinsaibasi HOKAGE – Osaka 11 September 2018, Growly – Kyoto 12 September 2018 dan Event-Hall RAT – Kobe 14 September 2018. Juga melakukan roadshow di beberapa radio Jepang diantaranya Block – FM Radio, J-wave Radio, Keiko Toda Radio Show.

Belasan tahun perjalanan bermusik HMGNC tentu berbanding lurus dengan segala eksplorasi juga pengalaman yang telah mereka lewati. Mereka pun bersyukur masih terus ada dan solid untuk untuk mengenalkan musiknya ke pendengar yang lebih luas lagi.

Cerita perjalanan pun tumpah ruah dalam video dokumenter berdurasi 1 jam lebih ini, termasuk saat HMGNC tertinggal bus dan saat jelang hari-hari akhir mereka hampir terjebak oleh badai yang sedang terjadi di Jepang. Namun HMGNC pun akhirnya dapat melewati semua hambatan yang terjadi.

Seperti kebanyakan unit musik elekronik lainnya, salah satu kendala yang kerap terjadi ketika tur musik adalah bagaimana mengefisiensikan alat musiknya agar mudah untuk dibawa, karena alat yang biasa mereka cukup banyak. Unit yang kini diisi oleh Dina Dellyana, Grahadea Kusuf, Amandia Syachrida ini pun mengakui bahwa mereka kekurangan SDM dan harus multitasking.

“Keterbatasan tim HMGNC yang berangkat ke Jepang membuat kami harus berputar otak untuk mengefisiensikan alat yang dibawa. Tentunya masing-masing dari kami pun harus multitasking karena sejujurnya sangat kekurangan SDM dalam tour ini.” terang HMGNC

Namun kendala-kenala yang terjadi bukan menjadi halangan bagi HMGNC untuk terus melanjutkan perjalanan.  “Tapi karena cita-cita kami sejak dari lama ingin melakukan manuver ke Jepang bukan menjadi hambatan yang pasti harus terus hajar jalanan!” lanjutnya.

Video dokumenter ini kini sudah tayang dan bisa kalian saksikan di kanal YouTube milik HMGNC.

Kabarnya, di tahun 2022 nanti HMGNC genap berusia 20 tahun, jika kondisi sudah membaik HMGNC ingin membuat perayaan bersama semua pihak yang selalu ada dan terus mendukung HMGNC. Bagaimana perayaannya nanti? kita nantikan saja.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari HMGNC

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading