Timur, Band Virtual Roster Baru Double Deer Music

Sejak masuknya era internet, tentu kita semua tak asing lagi dengan istilah virtual, terlebih ketika pandemi datang, di mana nyaris semua aktivitas bermigrasi ke dalamnya. Ya, termasuk dalam aktivitas bermusik. Konser virtual, pameran virtual, dan lain sebagainya menjadi istilah yang tak asing bagi siapa pun.

Seakan menemukan momentumnya, baru-baru ini sebuah label rekaman asal Jakarta, Double Deer Music memperkenalkan project terbarunya. Kali ini mereka menawarkan suatu hal yang sangat berbeda, yakni membentuk sebuah band virtual bernama Timur. Untuk permulaan menuju langkah-langkah besar selanjutnya, kelompok virtual yang dihuni oleh Olesen (gitar), Kim (bass), JD (drum), dan Arta (vokal) telah merilis sebuah singel perdana bertajuk “Distribusi Normal”.

Band virtual barangkali bukan suatu hal yang baru di dunia musik. Di dekade awal 2000-an kita sudah diperkenalkan dengan Gorillaz, di Indonesia sendiri beberapa band virtual pun muncul salah satunya adalah unit pendatang baru bernama Fiasco. Kedatangan Timur tentu membawa angin segar juga untuk keberagaman musik di Indonesia.

Secara terminologi, band virtual sendiri merupakan grup musik yang berisikan karakter fiktif berupa animasi atau kartun yang ditujukan untuk kepentingan visual album, klip musik, serta komponen visual pertunjukan panggung tetapi musiknya tetap digarap oleh seorang musisi dan produser di dunia nyata.

Berbicara tentang musik yang Timur hadirkan, melalui siaran pers, Timur sendiri mengakui bahwa karakter musik yang mereka sajikan banyak terpapar dari band alternatif dan grunge tahun 1990 hingga 2000-an awal. Paparan tersebut barangkali cukup terasa jelas ketika kita mendengarkan dengan seksama musiknya, meski pun cenderung mendekati musik-musik macam yang dibawakan oleh para punggawa gelombang baru, terlebih dengan vokal baritone Arta dan tebalnya bebunyian elektris di sekujur lagu.

Menyimak di akun instagram Timur, beberapa musisi kenamaan pun merespon musik yang Timur suguhkan, salah satunya adalah ulasan dari gitaris Saleh Husein (The Adams, WSTCC). Saleh cmersepon cukup baik musik yang Timur sajikan. “Ini tipikal lagu yang kalo gue disuruh jadi selector yang salah satunya yang gue mainin di dalam konteks lokal ya. Apa lagi ini bandnya pasti lokal ya. Langsung nyangkut di kuping” kata Saleh seraya mendengarkan lagu “Distribusi Normal”.

Kini nomor “Distribusi Normal” sudah bisa kalian dengarkan secara penuh di berbagai kanal pemutar musik streaming. Kabarnya Timur juga akan mengemas lagu ini ke dalam visual yang tak kalah keren. Penasaran? Kita tunggu saja.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Double Deer

Meramu Crossover Hardcore Ke Tahap Terbaru

Dari Sidoarjo, unit Crossover Hardcore yang tergabung dalam Voorstad akhirnya merilis mini album terbaru dengan tajuk Self-titled melalui label Greedy Dust Records. Ini merupakan rilisan kedua Voorstad setelah pada awal...

Keep Reading

Penegasan Warna Terbaru I Punch Werewolf

Penegasan eksistensi I Punch Werewolf melalui video klip lagu terbaru dengan judul Broken. Unit ini terus menggebrak kancah musik dengan beragam rilisannya. Untuk lagu ini sendiri dibuat lebih mengayun, namun...

Keep Reading

Metal Kecil Versi Paling Mutakhir Powerslaves

Powerslaves adalah nama legendaris dalam kancah musik rock tanah air. Unit rock ini baru saja melepas Metal Kecil (Remastered) (13/11/22). Single versi teranyar ini merupakan tindak lanjut dari “Semarang (Remastered)” yang...

Keep Reading

Hadiah Ulang Tahun Pernikahan

Vlaminora, unit musik baru asal Bali, melepas singel perdana bertajuk “Kemarau Rindu” bersama label rekaman asal Jakarta, demajors. Singel tersebut hadir di berbagai platform streaming digital mulai 12 November 2022....

Keep Reading