Tiga Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Makanan Indonesia

Di negara yang begitu kaya akan sejarah dan tradisi seperti Indonesia, persoalan makanan tidak bisa dianggap hal yang sederhana. Tradisi, cerita, dan budaya diadaptasi dalam setiap resepnya, menciptakan masakan unik yang disukai banyak orang. Makanan-makanan Indonesia merupakan produk yang diolah dari resep lawas milik bangsanya sendiri, kemudian disempurnakan dan dipengaruhi budaya lain seperti India, Cina, Timur Tengah dan banyak lagi. Inilah tiga hal yang harus kamu tahu tentang makanan Indonesia.

Tiap Etnis Punya Resepnya Sendiri

Rumah Makan Masakan Padang

Tak cuma budaya, makanan Indonesia juga memiliki banyak ragam. Tiap-tiap etnis di Indonesia bahkan punya resep khasnya masing-masing. Masakan Padang, misalnya, menggunakan banyak cabai dan rempah-rempah guna menghangatkan tubuh, di mana alasannya karena penduduk di wilayah ini kebanyakan tinggal di dataran tinggi yang dingin. Di sisi lain, produksi gula yang melimpah di Pulau Jawa selama masa penjajahan membawa dampak pada manisnya makanan-makanan di daerah ini. 

Lebih lanjut, satu jenis makanan Indonesia bisa memiliki puluhan versi di seluruh daerah. Sebagai contoh, sate memiliki setidaknya 20 resep berbeda yang diadopsi di berbagai daerah, tergantung pada cita rasa dan ketersediaan bahannya masing-masing. Misalnya, sate lilit bali menggunakan santan dan serai, sebab memang itu bahan-bahan yang banyak tersedia di wilayah tersebut. Soal resep yang khas di tiap daerah di Indonesia, pakar kuliner Univeritas Kristen Petra Serli Wijaya menjelaskan, di samping karena ketersediaan bumbu dan rempah yang berbeda di setiap daerah, hal ini disebabkan pula oleh keberadaan jenis peralatan masak yang yang digunakan tak sama.

“Inilah sebagian faktor yang membuat resep dan rasa makanan di tiap-tiap daerah di Indonesia punya karakter yang khas,” tegas Serli pada penelitiannya yang berjudul Indonesian food culture mapping beberapa waktu lalu.   

Pengaruh Berbagai Bangsa

Siomay

Selain punya resepnya sendiri, makanan Indonesia banyak pula dipengaruhi berbagai bangsa, seperti Eropa, Timur Tengah, India dan Cina. Sebagai contoh, masakan terkenal seperti nasi goreng bahkan diadopsi dari tradisi orang-orang Cina yang kerap menggoreng nasi yang tersisa di waktu pagi. Memang, banyak makanan di Indonesia yang sebenarnya asli Tiongkok. Tapi karena telah berasimilasi begitu dalam, sehingga banyak orang tidak menyadari betul asal-usulnya. Siomay, bakso, dan bakmi adalah di antaranya.

Sementara pengaruh India pada masakan Indonesia bisa terlihat di sebagian besar makanan asal Sumatera yang kerap menggunakan bumbu dan rempah seperti santan, pala, dan cengkeh. Tak cuma agama, imigran Timur Tengah yang datang ke Indonesia juga membawa dampak pada resep dan cara memasak orang-orang Indonesia. Meski resep sambal kacang yang ditaburkan pada sate berasal dari daerah Jawa, tapi cara penyajiannya yang ditusuk bersumber dari kebiasaan asli masyarakat Timur Tengah.

Tak jauh berbeda dengan Cina, India, dan Timur Tengah, bangsa Eropa pun menciptaan efek serupa. Tercatat, sebelum kedatangan para pedagang Eropa pada kisaran abad ke-16, diyakini belum ada masakan-masakan di Indonesia yang bahan-bahannya memakai tomat, labu, kol, kembang kol, dan wortel.

“Karena berada di lokasi strategis, berbagai negara lain datang ke sini untuk berdagang dan akhirnya menjadi salah satu faktor terpenting dalam sejarah makanan Indonbesia,” terang Serli dalam penelitiannya yang sama. 

Harus Ada Sambal dan Krupuk

Sambal dan Kerupuk

Sama halnya dengan penduduk Prancis yang akan merasa tidak sempurna bila makan tanpa ada wine yang menemaninya, demikian pula dengan masyarakat Indonesia yang bisa jadi tak akan makan tanpa ada sambal dan krupuk. Bahkan, orang Indonesia bisa terpuaskan hanya dengan makanan yang sangat sederhana asalkan sambal dan kerupuk ikut dihidangkan.

Ada puluhan resep sambal yang dikenal di Indonesia. Antara lain, sambal matah bali yang diolah dari cabai segar, serai, dan jeruk nipis. Ada pula sambal kacang, di mana bahan-bahannya selain cabai ialah kacang itu sendiri. 

Sama seperti sambal, kerupuk pun punya jenis yang beragam. Bahkan, sebagian masakan Indonesia termasuk nasi goreng, gado-gado, asinan, bubur ayam, karedok dan beberapa sup disajikan dengan krupuk utuh atau dikeping-keping sebagai topping, di samping juga kerap dijadikan hidangan dalam acara ritual selamatan atau pesta perayaan lainnya.

Teks: Emha Asror
Visual: Arsip dari Berbagai Sumber

Isyana Sarasvati Untuk New York Fashion Week

Salah satu solois fenomenal tanah air, Isyana Sarasvati, diundang untuk menghadiri salah satu acara paling bergengsi tahun ini di New York, Vogue World (12/09). Merayakan ulang tahunnya yang ke 130,...

Keep Reading

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading

Merayakan Festival Industri Kreatif Tahunan Selama Tiga Pekan

M Bloc Fest merupakan festival industri kreatif tahunan yang kali ini menampilkan beberapa bidang seperti musik, seni, desain dan literatur yang diadakan oleh M Bloc Entertainment. Ajang ini sekaligus merayakan...

Keep Reading

Album Naif Bocor?!

Dan terjadi lagi.. Ya, terjadi lagi kabar yang cukup mengejutkan: album dibocorkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini datang dari unggahan instastory mantan drummer Naif, Pepeng, yang menuliskan...

Keep Reading