Texpack Rilis Digital EP Courage

Memang di dunia ini segala sesuatu pasti terjadi secara kebetulan. Dari hal-hal seperti ini, banyak lahir entitas-entitas baru yang membawa hawa kebaruan di berbagai lini, termasuk musik. Sifatnya ada yang kebetulan dan juga sederhana. Hal ini dirasakan betul oleh unit indie rock asal Bogor, Texpack. Cerita awal kenapa mereka bisa terbentuk pun cukup sederhana (seperti yang dijabarkan di atas). Berawal dari kegemaran dua anak SMA di Bogor yang senang dengan pertunjukan musik dari band bernama The Kuda dan Reid Voltus (kalo ini baru saja merilis album penuhnya di sini). Dari kebiasaan itu, keduanya pun mencoba untuk membuatkan sebuah videoklip yang belum sempurna dan ditunjukkan kepada salah satu personilnya yaitu Adipati. Alih-alih dipuji, Pati malah bilang akan bikin video musik sendiri saja, via windows maker, yang mana Dimas dan Afnan sedikit terkejut, rasanya seperti makalah ditolak guru mereka. “Jauh pula rumahnya hahaha,” ujar Afnan menceritakan momen itu.

Di pertemuan tersebut pun, Adipati mencoba untuk memberikan nasihat untuk membuat band sendiri yang memainkan musik proto punk. “Lebih baik kalian bikin band proto punk dah!” kata Pati sambil mencekoki laptop Afnan dengan mp3 band-band proto punk kegemarannya. Menurut catatan, Dimas dan Afnan sebelumnya sudah punya band punk, tapi alih-alih membuat band yang disarankan oleh Pati, keduanya malah membentuk band yang memainkan musik indie rock, dan lahirlah Texpack. Dengan bermodal nekat, Texpack pun merilis EP perdana mereka ke dalam format kaset, dan dirilis oleh dua label Bogor yaitu Trogmanon Records dan Hujan Rekords. Dari EP ini, nama mereka terus melalanglang buana di berbagai geliat musik baik itu di Bogor maupun di Jakarta. EP perdana itu berjudul Courageous, dan dirilis tahun 2016 silam.

Album Cover Texpack - Courageous

Sudah disebutkan di atas bahwa EP ini membuat nama mereka semakin di kenal di kancah musik. Terjalinnya hubungan Texpack dan Anoa Records juga berawal dari diperkenalkannya EP Courageus milik unit indie rock tersebut. Dari sana, label rekaman itu pun menaruh perhatian lebih terhadap band Bogor yang terdiri dari Afnan (vokal/gitar), Dimas (vokal/bass),Pian (Gitar) dan Iqbal (Drum) hingga berujung dirilisnya album penuh bertitel Spin Your Wheel hasil kolaborasi antar keduanya. Band indierock dengan songwriting yang bagus ketika itu belumlah banyak, mungkin baru Barefood atau Somnyfera. Kelima lagu yang ada di EP dipenuhi oleh licks dan hooks, isian gitar yang tidak membosankan. Direkam di sebuah studio milik Oyob (seorang engineer berbakat yang sangat dicintai para pegiat musik di Jakarta) di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan, di sela-sela kuliah yang dijalani keempatnya.

 “Wasted” menjadi single utama dari album mini ini. Lagu berdurasi 2 menit 15 detik ini bercerita tentang usaha mereka dalam merespon pola perilaku manusia di ruang lingkup kehidupan sehari-hari yang semakin terasa aneh. “Inspirasinya datang dari pola interaksi yang semakin hari semakin tidak karuan tanpa kontrol sosial dan mengarah ke sick society, dari situ kita coba buat ngerespon keadaan tersebut dalam bentuk lagu” kata Dimas. Setelah merilis album penuh perdana Texpack “Spin Your Wheels”, Anoa Records merilis ulang album mini Courageous EP di berbagai kanal musik dan bandcamp. Selang empat tahun sejak kaset itu dirilis, Courageous EP adalah momen para personil Texpack untuk bersenang-senang dengan musik yang mereka sukai, dan hasilnya masih disukai sampai saat ini.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Anoa Records

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading