Ternyata Brian Baker (Bad Religion) Juga Pandai Memasak

Brian Baker adalah legenda skena punk-rock Washington DC, yang namanya tak bisa dilepaskan dari atribut band hardcore-punk pionir Minor Threat. Setelah Minor Threat bubar ia tetap melaju di rel yang sama dan kemudian bergabung dengan Bad Religion. Dalam perjalanan bermusiknya, banyak karya telah dihasilkan. Baru-baru ini ia membentuk band baru bernama Fake Names bersama pentolan Refused, Dennis Lyxzen, dan telah mengeluarkan album self-titled yang berisi  10 nomor lagu. Tak hanya bermusik, ternyata Brian pun piawai memasak loh.  Pasalnya beberapa waktu lalu Brian Baker –melalui akun instagramnya- membagikan sebuah tautan yang menuntun kita pada kanal youtube Altpress, sebuah media alternatif yang berbasis di Amerika. Video tersebut membawa kita pada persona lain tentang Brian yang selama ini terlihat garang di atas panggung. Bersama istrinya ia merekam video cara memasak “Seeing Red Sauce”. Baker dan istrinya merekam video itu di kediamannya, di New Jersey awal musim panas ini. Sebelum mulai memasak ia berbicara tentang bagaimana sebuah pandemi yang mengharuskan ia memakai masker dan berada di rumah setiap saat.

“Sebelum memulai saya ingin mengatakan bahwa jika ada sesuatu yang baik tentang pandemi global yang mengerikan ini, saya dapat terlihat seperti The Clash. Setiap hari, sepanjang hari” sambil menunjuk bandana putih yang ia pakai seperti yang biasa digunakan oleh Joe Strummer.

Dalam video itu Brian menunjukan kemampuannya di dapur. Tentu adalah dapur sungguhan, dapur rumah tangga dimana semesta alat masak tersedia. Ia meracik bumbu, bukan meracik sound gitar dengan kecepatan maksimum seperti yang biasa ia lakukan di  dapur rekaman bersama Bad Religion. Dengan ramah dan lumayan detail ia menjelaskan satu persatu bumbu apa saja yang diperlukan. Dari mulai kaleng tomat, minyak, bawang dan lain sebagainya. Setelah wajan berwarna merah -yang ia sebut red zone- terpasang diatas kompor, satu persatu bahan masakan dimasukan kedalamnya.

Dimulai dari minyak, kemudian bawang, dan diikuti dengan bumbu-bumbu lainnya. Selain membicarakan resep masakan, ia pun berbicara tentang kondisi pandemi yang saat ini mewabah di seluruh dunia. Sesekali berbicara  tentang musik, dan kehidupannya sebagai seorang ayah di rumah. Sesekali istri Brian tertawa dengan tingkah laku Brian. Seketika ia menjelma menjadi seorang ayah dalam rumah tangga yang harmonis dan penuh canda. Uban dan kacamata tebalnya memberikan kesan bahwa ia sudah tua tapi penampilannya menolak untuk itu.

 “Toss that can of Prego and let Brian Baker teach you how to make the most punk rock red sauce you’ll ever taste in your life,” tulis Aptv dalam keterangan videonya.

Bagaimana punkers? Penasaran dengan rasanya bukan? Silahkan ikuti resep yang sudah chef Brian berikan dan buang kaleng saus instan Prego sekarang juga seperti yang sudah diintruksikan.

Oh ya, Bad Religion juga telah berumur 40 tahun di 2020 ini. Untuk merayakan usia 4 dekade tersebut, secara khusus mereka membuat sebuah otobiografi terbaru yang berjudul “Do What You Want: The Story of Bad Religion” dan menurut rencananya buku ini akan segera dirilis pada 18 Agustus mendatang, melalui Hachette Books. Buku ini sendiri mereka kerjakan bersama seorang jurnalis musik bernama Jim Ruland, “Do What You Want: The Story of Bad Religion” akan memuat ragam cerita mengenai pasang surutnya karir mereka selama 40 tahun, bagaimana band ini dibentuk di masa remaja mereka di sebuah garasi di sebuah kota di lembah San Fernando, yang mereka juluki sebagai “lubang neraka” dan akhirnya band tersebut menjadi legenda hingga saat ini. Buku ini juga akan menghadirkan banyak narasi tulisan dari Greg Graffin, Brett Gurewitz, Jay Bentley dan Brian Baker yang menceritakan sejarah band mereka dalam “format sejarah / naratif lisan,” dan juga akan ada banyak foto-foto langka, materi arsip dan wawancara baru dengan mantan anggota dan teman-teman sejawat mereka.

Buku 'Do What You Want: The Story of Bad Religio'

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip Altpress dan BadReligion.com

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading