Tentang Pengambilan Keputusan Milik Luise Najib

Luise Najib, penyanyi dan penulis lagu asal Jogjakarta, merilis karya pertamanya bersama Double Deer Music. Single berjudul Tattoed Love diluncurkan beberapa pekan yang lalu.

Setelah berberapa tahun berkarir di dunia musik, Luise pada akhirnya memilih untuk lebih fokus pada memadukan karakter vokalnya dengan musik elektronik. Di catatan sejarahnya, ia pernah menjadi salah satu penyanyi di The Voice Indonesia. Sebelum bergabung dengan Double Deer Music, ia pun telah merilis dua buah single, Winter’s Fault dan Love Affair.

Lagu Tattooed Love ditulis ketika Luise sering tampil sendiri hanya dengan sebuah mesin looper. “Saya diberi tantangan oleh seorang teman untuk mulai menampilkan lagu sendiri,” jelasnya.

Lagu tersebut berbicara tentang pengalaman pribadinya, bahwa dalam sebuah hubungan sebaiknya pengambilan keputusan perlu melalui proses berpikir yang cukup. Single ini jadi pembuka cerita berikut untuknya. (*)

Teks: Rizki Firmansyah
Foto: Arsip Luise Najib

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading