Tentang Lamunan, Harapan dan Rencana Pada Waktu Bahagia

Holiday” ini berawal dari pekerjaan komisi untuk sebuah hotel di Bandung, namun ketika Alfariizi mendengar draft pertamanya, Ia merasa telah membuat sesuatu yang lebih dari hanya sekadar pekerjaan komisi tersebut. Alfariizi kemudian melakukan kerja sama dengan NETRA.LIVE, yang merupakan platform digital buatan Indonesia yang memungkinkan pendengar untuk memiliki porsi dari lagu favorit mereka. FYI, Persentase dari uang yang akan dihasilkan akan didonasikan kepada Panti Asuhan Tambatan Hati, yang menyediakan rumah kepada 50-60 anak terlantar.

Makin menjadi dengan bantuan Basboi, sosok yang tengah hangat diperbincangkan dalam kancah musik Indonesia, Alfariizi dan Basboi bertukar bait sembari menceritakan apa arti Holiday untuk mereka, bagaimana kondisi hidup di Kota Jakarta yang semrawut tetapi rutin dan monoton memaksa masyarakat untuk bekerja dan bergerak secara terus menerus, dan melalui lagu ini, keduanya berharap untuk dapat merepresentasikan lamunan, harapan, dan rencana masyarakat pada waktu bahagia yaitu musim liburan, khususnya bersama mereka yang terkasih.

“Biar kita pergi hilang di ujung dunia, kepala pun sakit betul perkara dunia. Where you wanna go? you can put the tab on me ya, working like a dog but still can’t beli hunian..” cakupan dari lagu ini secara sempurna merepresentasikan apa yang dimaksud oleh Alfariizi dan Basboi pada lagu Holiday.

Berasal dari Selatan Jakarta yang semrawut, hectic, dan sibuk, Alfariizi dikenal sebagai singer-songwriter, produser, dan multi-instrumentalis. Ia secara independen merilis musik sejak tahun 2017, dengan rilisan terakhirnya, sebuah single berjudul “Safe and Sound” yang dirilis pada kuartal pertama 2022. Dengan pengaruh yang berasal dari riff dengan suara gitar distorsi yang thunderous dan vokal yang menenangkan Mac Demarco, dan The Strokes, dan beat serta rima dari J.Cole dan MF DOOM, Alfariizi berusaha untuk membuat diskografi yang merepresentasikan suara generasinya, yang berada di dua dunia, digital & konvensional. Jakk Breedon dari blog musik a1234 menulis, “Alfariizi memiliki potensi untuk menjadi Heart Throb Indonesia berikutnya“, tetapi targetnya lebih besar dari tempat asalnya, yang terbukti dengan tato di paha nya bertuliskan “NO SLEEP TILL L.A.” dalam huruf kapital yang besar.

Editor : Brandon Hilton
Viaual : Arsip Dari Alfariizi

 

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading