Tentang Ego dan Kepedulian di Lagu Ketiga Milik Isvara

Kuartet alternatif pop asal Lombok, Isvara, baru-baru ini telah melepas nomor tunggal teranyarnya yang bertajuk “Kala”. Jika di single pertama dan kedua mereka menghadirkan nuansa musik balada, kali ini Isvara mencoba untuk memberikan warna berbeda, musik di lagu “Kala” terasa lebih upbeat. Jika dibandingkan dengan karya-karya sebelumnya, mungkin bisa dikatakan bagai angin segar dalam musik Isvara yang sering dilabeli band sendu.

Menurut siar pers yang kami terima, lagu “Kala” justru ini dibuat jauh lebih dulu daripada single pertama dan rencana sebelumnya akan dirilis menjadi single kedua. Karena satu dan lain hal akhirnya Kala menjadi single ketiga Isvara yang dirilis.

“Sempat berbeda pendapat soal menentukan vibes musik dan aransemen serta ditambah kesibukan masing-masing personel yang berbeda-beda menjadikan Kala sebagai lagu yang proses produksinya paling lama di antara lagu-lagu lainnya.” terang Isvara dalam siar pers.

      Baca juga: Isvara Angkat Quarter Life Crisis dalam “Ringkih”

Lagu berdurasi 4 menit lebih ini menyajikan beat yang cukup bernuansa jazzy, yang mungkin ada sedikit rasa 80’s. Masih sama seperti lagu-lagu sebelumnya, lagu ini diciptakan oleh sang gitaris, Gerha, dan dibantu oleh Ferdi Soewandi sebagai Music Director dan Music Programmer.

Dari sisi lirik sendiri, singel “Kala” banyak bercerita tentang seseorang yang selfish atau egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Tidak peka dengan sekitar, tidak bisa membaca situasi, dan tidak pernah sadar bahwa yang dilakukan itu menyakiti sekitarnya.

“Mendahulukan ego juga penting, tapi jika dilakukan di waktu yang kurang tepat malah buat emosi. Meskipun orang-orang mulai terbiasa dengan sikap tersebut, bukan berarti itu adalah hal benar dan baik-baik saja.” jelas Isvara dalam keterangan yang sama “Mungkin orang lain sekali dua kali merasa OK dengan sikap itu, tapi kesabaran manusia terbatas, jadi suatu saat akan “meledak” juga. Intinya, pesan yang ingin disampaikan lewat “Kala” adalah sikap peduli dan peka bisa menyatukan dan memudahkan untuk sampai ke tujuan bersama. Yuk, peka dikit lah.” pungkasnya.

Kini lagu lagu “Kala” sudah tersedia diberbagai kanal pemutar musik digital. Selamat menikmati.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Isvara

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading