Tarantula Versi Audio Book

Pada salah satu era paling produktif dalam karirnya, yaitu kisaran tahun 1995-1966, Bob Dylan menulis sebuah buku berjudul “Tarantula”. Isinya mencakupvkoleksi eksperimentasinya dalam hal menulis lirik, prosa, dan puisi. Pada awalnya, kumpulan tulisan tersebut tidak pernah dimaksudkan untuk dijadikan buku oleh Dylan.

“Things were running wild at that point. It never was my intention to write a book,” ungkapnya dalam sebuah wawancara yang dikutip dari ExpectingRain.com.

Setelah naskahnya sempat tersebar luas sebelumnya, buku tersebut pun baru menerima rilis resmi pertamanya pada tahun 1971. Sekarang, hampir setengah abad kemudian, buku itu tersedia sebagai audio book yang akan menyertakan aktor Will Patton sebagai narrator dan diluncurkan oleh salah satu perusahaan penerbit asal Amerika Serikat yaitu Simon & Schuster pada 3 Desember mendatang.

Namun, rilisnya buku tersebut bukannya tanpa kritik. Di tahun peluncuran perdananya, kritikus Village Voice, Robert Christgau sempat menyebut “Tarantula” sebagai kemunduran dan terkesan tanpa tujuan, tidak seperti tulisan-tulisan Dylan sebelumnya.

Meski begitu, perlu diakui bahwa “Tarantula” telah berhasil menangkap Dylan pada titik penting dalam perkembangan artistiknya, menampilkan imajinasi seorang musisi revolusioner yang mampu menggabungkan kemanusiaan dan kasih sayang melalui musik rakyat berintensitas Delta blues.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Pitchfork.com

 

Turbokidz Merilis Album Perdana Dalam Format Compact Disc

Setelah dirilis dalam format digital pada akhir tahun 2022 lalu, Turbokidz kini menghadirkan album perdananya, Oranye, dalam format compact disc (CD).  Tersedia di pasaran mulai 25 Januari 2023 sebagai lanjutan...

Keep Reading

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading