Tahun dan Semangat Baru ala Hursa

Kuartet alternatif pop asal Jakarta, Hursa kabarnya sedang mempersiapkan album keduanya yang direncanakan rilis pada pertengahan tahun ini. Sebagai rangkaiannya, sejak bulan September 2020 lalu Hursa sudah memberikan bocoran lewat single ‘Kabung’. Dilanjutkan, pada awal tahun 2021 ini (6/1) mereka kembali melepas single teranyarnya yang diberi judul ‘Hursa, Hursa’. Lagu tunggal yang memiliki nama yang sama dengan grup ini sendiri bisa diartikan sebagai kata ganti untuk kata “semangat”.

Tak bisa dipungkiri, tahun 2020 kemarin merupakan tahun yang sulit bagi kita semua, di mana banyak aktivitas terhambat  karena adanya pandemi. Lewat single teranyarnya ini Hursa hendak mengajak seluruh pendengarnya untuk tetap bersemangat menghadapi dan menjalani tahun 2021. Yang barangkali menyimpan tantangan yang lebih besar.

“Merupakan sebuah lagu yang berutujuan memberikan semangat untuk yang nanti mendengarkan lagunya. Semangat menjalani hidup atau menggapai mimpinya. Di satu sisi, di lagu ini mencoba menjelaskan kata dari “Hursa” itu sendiri jika di implementasikan ke dalam sebuah kalimat. Dan semoga bs menjadi anthem untuk kawan-kawan yg sedang putus asa”  ungkap Pandji Akbari, selaku penulis lagu ini.

Selanjutnya, dalam memvisualisasikan lagu ini, Hursa kembali mempercayakan Agung Santoso, untuk menuangkan segala interpretasinya terhadap lagu “Hursa, Hursa” yang kemudian dijadikan digital artwork resmi single ini. 4 gelas yang bertengger dengan figur seorang pria berkepala bunga dan seekor kuda di bawahnya, agaknya visual tesebut cukup merepresentasikan segala yang ada di balik lirik lagu.

“Semoga “Hursa, Hursa”  bisa membawa energi positif ke setiap pendengarnya dan menjadi anthem penyemangat menghadapi tahun yang baru. Tentunya, juga menjadi jembatan menuju album terbaru Hursa” pungkas Hursa.

Berbicara tentang karya sebelumnya, Hursa mulai naik ke permukaan dengan memperkenalkan single “Ruai” pada tanggal 1 Februari 2019. Di bulan berikutnya, tepatnya 2 Agustus 2019,  band beranggotakan Gala (vokal dan kibor), Pandji (gitar), Goldy (drum), dan Irvan (synth/bas synth) tersebut pun memanjakan kuping-kuping para pendengarnya melalui lagu bertajuk “Makna Massa”. Kemudian kedua lagu tunggal tersebut dirangkum ke dalam sebuah album penuh bertajuk “Harap dan Tuah” yang dirilis pada tahun yang sama. Di 2020 kemarin mereka pun merilis single ‘Kabbung’. Secara garis besar lagu tunggal tersebut menceritakan sebuah momen kehilangan seseorang yang tidak mungkin kembali ke kehidupan kita, masuk ke dalam fase ketika hanya dapat menahan rasa sakitnya, hingga ke proses belajar untuk menerima keadaan. Pada akhirnya, yang bisa kita lakukan hanyalah mendoakan. Setelah membocorkan 2 lagu untuk album selanjutnya, barangkali kalian sudah memiliki bayangan akan seperti apa lagu-lagunya yang lain? Yang jelas kita nantikan saja..

Nama Hursa sendiri terinspirasi dari sebuah buku puisi. “Hursa” akhirnya dijadikan sebagai nama untuk menyatukan empat musisi ini. Secara arti, “Hursa” adalah ucapan ‘penyemangat’ penunggang kuda untuk memacu kudanya agar berlari lebih cepat. Berangkat dari filosofi itu, mereka bermimpi untuk bisa terus berlari ke arah yang lebih baik, yang dicita-citakan, di luasnya belantika musik Indonesia.

Teks: Dicki Lukmana

Visual: Arsip dari Hursa

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading