Superglad Kembali Lagi Menjadi Satu

Selalu menyenangkan mendengarkan musik lama yang dikemas dengan komposisi yang baru, apalagi kalo lagu lama itu didaur ulang dengan melibatkan banyak musisi yang kita kenal hari ini. Wah makin-makin deh. Bagi generasi yang tumbuh di era kejayaan MTV pasti familiar dengan lagu “Satu” dari Superglad kan ya. Nah baru-baru ini, bertepatan dengan hari AIDS (01/12) mereka merilis ulang lagu ‘Satu’ ke dalam kemasan dan aransemen baru. Tak hanya aransemen saja, namun Superglad pun berkolabrasi banyak musisi yang saat ini sedang banyak digandrungi, diantaranya Pamungkas, Marcello Tahitoe, Tuan Tigabelas, Marcell Siahaan, Oom Leo, Prince Husein, Danilla, Endah Widiastuti, Melanie Subono, hingga Rey Marshall dari Kelompok Penerbang Roket.

Gagasan soal remake lagu ini bermula dari sang manager, Deyuri. Alasannya cukup sederhana, yakni agar Superglad yang kini diisi oleh Luks (vocal & gitar), Giox (bass), dan Akbar (drum) ini dapat dikenal oleh generasi milenial saat ini. Terlebih seperti yang kita ketahui naa Superglad pernah berada di titik kejayaan di tahun 2000-an awal namun sempat hilang di tahun 2017 akhir dan kembali lagi meramaikan panggung pertunjukan musik Indonesia di Agustus 2019. Sehingga pada saat itu Deyuri melakukan riset mengenai seberapa dikenal Superglad di tahun 2020 ini.

“Perilisan ulang salah satu lagu terbaik milik Superglad di tahun 2020 ini berbeda tujuan dari tahun 2006” tulis Superglad dalam rilisan persnya.

Selain itu, ide dari remake lagu yang yang melibatkan musisi lintas generasi dan lintas genre ini juga bertujuan untuk kemanusiaan yang mulia, yakni nantinya hasil dari penjualan lagu “Satu” bakal disumbangkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan melalui kerja sama dengan Rumah Harapan milik musisi Melanie Soebono.

“Tahun 2020 sebetulnya jadi tahun yang tidak ingin dirasakan banyak orang akibat pandemi, karena akhirnya banyak orang yang merasakan kesulitan dan juga untuk orang–orang yang membutuhkan di luar karena dampak pandemi. Dengan keadaan itu, Superglad ingin berkontribusi untuk memberi bantuan melalui cara yang kami bisa melalui sebuah project yang kami sebut dengan Project Charity,” ungkap Buluk.

Selain dikemas dalam format audio, lagu ‘Satu’ pun dikemas ke dalam video musik yang sudah bisa kalian saksikan di channel Youtube supergladTV. Video yang digarap oleh Christ Pelamonia tersebut memiliki konsep penyuaraan hati dari orang-orang yang terdampak dan terdesak dengan keadaan yang diakibatkan oleh pandemi, termasuk musisi dan profesi lainnya. Dilain sisi untuk mempertegas tema yang berbeda, Superglad juga merubah artwork lagu “Satu” dan berkolaborasi dengan seorang seniman pria bernama Arnis Muhammad.

“Semoga lagu ini bisa menyemangati seluruh teman-teman dimana pun kalian berada dan juga bisa membantu mereka-mereka yang membutuhkan. Walk Together, Rock Together!” pungkas Superglad.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Superglad

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading