Sunyata Kembali Bersama Zirah

Apa yang kalian ketahui perihal Sunyata Session? Pasti langsung terbesi ke sebuah penjelasan bahwa nama ini adalah sebuah kanal di YouTube yang berisikan video-video penampilan dari para musisi-musisi, dan dikemas dengan sangat intim dan syahdu. Nama ini terakhir terlihat aktif sekitar 3 bulan yang lalu, di mana mereka merilis sebuah video sesi dari musisi bernama Habel. Setelahnya, mereka menghilang. Entah karena pandemi yang ada atau apapun itu, kepastian dari mereka pun tak ada. Kemudian, 2 minggu kemarin, mereka muncul kembali. Di edisi perdana kemunculan tersebut, tentu saja mereka tidak hadir tanpa menghadirkan sesuatu. Sunyata Session pun hadir dengan sebuah perwujudan baru dengan melepas kata “Session” yang ada pada namanya yang sudah dikenal orang luas selama bertahun-tahun. Tentu saja bukan tanpa alasan mereka melakukan hal tersebut, menghilangkan kata tersebut adalah sebuah sikap tegas dari mereka untuk lebih memperluas topik bahasan dan metode  dalam menyajikan sajian yang lebih umum dan bisa diterima orang banyak –tidak lagi terpaku pada bentuk music session yang sudah 3 tahun dijalankan. Tidak hanya itu, Sunyata juga hadir dengan sebuah serial video baru yang telah tayang di kanal YouTube milik mereka.

Memilih untuk melebarkan sayap dan ingin lebih mewadahi banyak budaya dan industri kreatif yang lebih umum. Dari niat tersebut, mereka pun membuat konten video ke ranah yang lebih luas lagi, tidak hanya terpaku di musik saja, kali ini mereka juga masuk ke dunia seni visual, kuliner, fesyen, dan lain sebagainya. Konten-konten yang ada pun akan lebih diunggah secara teratur, dan akan menghadirkan sesuatu yang baru secara terjadwal di setiap hari Selasa dan Jum’at.

“Secara kesiapan dan pengalaman dari masing-masing personel semakin matang, jadi kita akhirnya semakin yakin untuk keluar dari zona aman dan nyaman kita,” ungkap Armando Mamangkey selaku CEO/Head of Production dari Sunyata terkait perluasan ini. “(Ekspansi ini) juga sebagai bentuk realisasi dari mimpi Sunyata itu sendiri. Tiga tahun pertama kita masih di tahap bermimpi, di tahun ke-4 ini, Sunyata masuk ke babak baru yaitu merealisasikan mimpi-mimpi tersebut. Adanya ekspansi ini tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti melakukan apa yang dari awal kami cintai, yaitu mewadahi para musisi lokal dengan music session yang intim dan menyajikannya kepada publik luas,” tutur Visual and Creative Director Sunyata, Greg Soegono.” Terang mereka.

Wujud baru ini juga dikokohkan dengan serial Big Pause–sebuah video series anyar yang tayang di channel YouTube Sunyata, yang membahas seputar siasat, adaptasi, dan refleksi para musisi dan pelaku industri musik saat dihadapkan dengan pandemi coronavirus di awal tahun 2020 hingga sekarang.  Episode pertama dari program ini sendiri sudah tayang per tanggal 21 Agustus 2020 kemarin, dengan menampilkan trio rock asal Jakarta, Zirah. Tidak hanya tampil saja, mereka juga menceritakan segala kisah-kisah mereka terkait mewabahnya pandemi COVID-19 yang terpaksa berdampak pada agenda paska-rilis EP debut mereka. Memang sangatlah menarik bila melihat berbagai sejarah dan perjalanan Zirah sebagai sebuah grup musik, cerita di balik karya mereka, hingga momen refleksi yang hadir karena pandemi. Semua hal itu bisa disaksikan melalui tayangan perdana dari Big Pause di channel YouTube Sunyata.

“Melalui kabar ini, Sunyata resmi mengumumkan bahwa kami telah kembali. Lebih besar, lebih luas, dan lebih beragam. Big Pause menjadi salah satu contoh sajian terbaru kami; tentu, di kedepan hari, akan ada konten-konten menarik lainnya yang akan hadir dari Sunyata. Ikuti kami di berbagai kanal media sosial untuk update lengkapnya.” Tutup mereka.

Sunyata adalah sebuah platform yang bergerak dalam bidang budaya dan industri kesenian. Sunyata hadir untuk menampung produk-produk kreatif dari masyarakat, mengemasnya dan menyajikannya kembali kepada publik luas. Kami percaya bahwa kreasi bisa berasal dari siapapun, di manapun ia berada, dan untuk siapapun. Oleh karenanya, kami ada untuk terus menampilkan kreasi masyarakat, apapun itu bentuknya; dan di saat yang bersamaan, terus mendukung perkembangan dan kemajuan budaya serta industri kreatif Tanah Air. 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Sunyata Session

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading