Suka Karya dari Andy Warhol? Yuk Mari!

Bulan April 2020 ini, Tate Modern, galeri seni modern yang berlokasi di London meluncurkan sebuah eksibisi retrospektif karya milik sang maestro pop art, Andy Warhol. Seniman yang bernama asli Andrew Warhola ini lahir pada 6 Agustus 1928 di Oakland, Pittsburgh, Pennsylvania. Dirinya adalah salah satu seniman populer dan berpengaruh pada masa awal perkembangan pop art yang merupakan aliran seni dengan karya yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari golongan bawah hingga golongan atas. Karya dari Andy Warhol pun banyak diimplementasikan ke berbagai format, mulai dari fotografi, instalasi video, patung, lukisan dan banyak lainnya.

Program yang dihadirkan oleh museum seni ini nantinya akan memberikan sebuah perspektif baru untuk melihat karya-karya milik Warhol. Retrospektif ini akan menunjukkan bagaimana Warhol membayangkan kembali apa yang bisa menjadi seni selama periode transformasi budaya, menyoroti tema-tema seperti keinginan, identitas, dan kepercayaan. Untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, karya-karya dari seri Ladies and Gentlemen Portraits of Black and Latin Drag Queens and Trans Women akan dipajang untuk umum.

Pihak Tate Modern pun sebenarnya akan memulai programnya itu pada bulan Maret 2020 lalu. Namun, mengingat situasi dan kondisi yang mengharuskan museum untuk tutup, maka dibuatlah program ini secara digital yang mana mereka merilis sebuah tur pameran dalam bentuk video,  yang tentunya akan menampilkan karya seni pop dari Andy Warhol.

“Bertemulah dengan pria di belakang ini semua. Dia adalah Warhol dengan beberapa karya seni yang mungkin belum pernah anda lihat sebelumnya. Semua orang pasti merasakan manfaat dari karya seni milik Warhol. Dia adalah salah satu dari seniman langka yang telah melampaui dunia seni itu sendiri, dan juga telah dikenal luas sebagai salah satu seniman paling terkenal di dunia.” Kutipan paparan dari video yang dirilis Tate Modern.

Dalam video yang berdurasi tujuh menit ini, kurator Tate Modern yaitu Gregor Muir dan Fiontán Moran akan membawa para penonton ke dalam sebuah presentasi sambil menawarkan wawasan tentang pendidikan, seksualitas dan pemikiran sang seniman tentang kematian dan agama. Tonton video di bawah ini dan kunjungi situs web Tate untuk mempelajari lebih lanjut tentang pameran yang akan berakhir pada 6 September 2020 mendatang.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Tate Modern

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading