Suasana Kehancuran Ala Morgensoll

Morgensoll, unit post-metal asal Jakarta telah membawa kabar terbaru. Di permulaan tahun yang tak menentu ini mereka kembali melepas sebuah lagu tunggal bernuansa kelam teranyarnya yang berjudul “Doomed”.  Sebuah nomor nir-lirik yang mencoba untuk menggambarkan suasana kehancuran  pada masa afterlife. Meski tanpa vokal, sama seperti di hampir seluruh materi rilisan mereka, Morgensoll berkisah tentang kehampaan yang kelak akan dihadapi oleh banyak orang.

“Kalau saat itu datang (baca: masa afterlife), rasanya tidak ada satu pun yang akan tahu jawaban dari berbagai macam pertanyaan seperti; apa yang sebetulnya terjadi ? semua ini akan dibawa kemana ? atau apa yang seharusnya dilakukan sekarang ?” ungkap gitaris cum pendiri Morgensoll Haecal Benarivo

Dalam proses penggubahan lagunya sendiri, Benarivo berperan untuk membuat bagan lagu yang kemudian dikembangkan lagi bersama personil Bagas Wisnu (drum), Yohanes Devin (gitar) dan Adiaksa Wisesa (bas) di dalam studio. Dikabarkan, selama proses penciptaan lagu tak ada hambatan berarti. Prosesnya pun dari sisi teknis hingga ragam elemen tambahan lainnya, mereka rampungkan di sepanjang sesi latihan Morgensoll.

“Tidak ada kendala yang betul-betul menghambat sebetulnya selama mengerjakan single Doomed ini. Mungkin salah satunya adalah masalah kecocokan waktu antar personel. Tapi di luar itu, semuanya lancar tanpa hambatan” tambah Benarivo.

Single “Doomed” juga merupakan pemanasan menuju album penuh perdana Morgensoll yang bertajuk “Eternal” yang direncanakan akan dirilis pada bulan Mei mendatang. Nantinya “Doomed” juga bakal dikemas ke dalam format video musik yang kini sedang dipersiapkan. Projek penggarapan video musik ini Morgensoll melibatkan seniman visual asal Jakarta, Satrya Damarjati yang dipercaya sepenuhnya untuk menggarap proses kreatif.

Di 2020 tahun lalu, Morgensoll juga sempat merilis video clip bertajuk “Sense Of Belonging”. Bekerja sama dengan Kamar Bising (collective asal Jakarta) dengan spirit DIY yang sangat tinggi, Morgensoll Bersama Kamar Bising berhasil memberikan output yang baik yang tertuang dalam video clip pertama mereka yang ber-budget minim tersebut. Berbicara tentang Kamar Bising, gitaris Haecal Benarivo juga merupakan penggagas ruang kolektif tersebut.

Morgensoll pun sempat merilis ulang single keduanya “Ngengat” ke dalam format kaset. Gagasan perilisan ulang tersebut dilakukan setelah bertemu Gabe Gabe Tapes (Label Kaset dari Jakarta), Morgensoll yang bekerjasama dengan kolektif asal Jakarta bernama Kamar Bising memutuskan untuk merilis ulang single Ngengat dalam format kaset. Ngengat merupakan single kedua yang dirilis oleh Morgensoll bersama Kamar Bising, tepatnya September 2018 tahun lalu. Track panjang yang berdurasi 13 menit ini berisikan materi yang menggambarkan suasana perih, sedih, resah, pasrah dan mencekam, ditambah dengan vokal serta puisi gelap yang membahas tentang ulah para teroris pelaku aksi bom yang terjadi di Surabaya. Dalam tahap produksinya, lagu ini memakan waktu kurang lebih satu bulan.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Morgensoll

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading