Sosok Papa Emeritus II Hadir Kembali

Walaupun sosok mantan vokalis Ghost, Papa Emeritus II sudah dinonaktifkan personanya dari tubuh band ini sejak tahun 2015 silam, tapi apa yang dia buat hingga saat ini tetap menjadi warisan penting di industri musik. Dan sekarang bagi kalian yang sangat senang dengan sosoknya atau juga band Ghost, rasa-rasanya kabar ini cukup menyenangkan di tengah kondisi yang belum saja baik ini. Apa itu? Tak lain dan tak bukan adalah sebuah action figure dari sang Papa. Nah figure dari Papa ini sendiri diproduksi oleh produsen mainan asal California yang bernama Super7. Buat yang doyan koleksi-koleksi, pastinya tak asing dengan perusahaan yang satu ini. Mereka terkenal dengan rilisan figure-figure terkenal dari banyak band di dunia.

Figure ReAction Papa Emeritus II ini sendiri memiliki ukutan setinggi 3,75 inci, dan dilengkapi dengan tongkat Grucifix sebagai aksesoris. Untuk pemesanannya sendiri, figure ini telah tersedia untuk dibeli di situs resmi mereka dan juga akan hadir dua buah figure yang diberi nama The Ghost Mummy Dust ReAction Figure dan model Papa Emeritus III Paper People. Tercatat, ini bukanlah kali pertama Ghost “merampok” uang para fansnya untuk sebuah merchandise yang sangat layak untuk dikoleksi.Band ini juga memiliki berbagai macam teka-teki jigsaw serta jajaran tokoh Funko Pop mereka sendiri. Papa Emeritus II juga memiliki patung Knucklebonz yang dibuatnya pada tahun 2019 silam.

Pada bulan Oktober kemarin, Tobias Forge vokalis penerus dari Papa Emeritus II mengisyaratkan bahwa album baru band berikutnya akan dirilis segera di musim dingin ini, mengutip tanggal rilis, kemungkinan akan keluar pada awal 2021. Dia juga mengatakan kepada situs web Swedia VK bahwa semua materi yang ada di album baru tersebut menyinggung tentang kematian akibat wabah dan kerusuhan massal yang terjadi. Yang menariknya, dirinya tidak akan berusaha menyalurkan pandemi global saat ini ke dalam kumpulan lirik di album tersebut.

Ini bukan pertama kalinya produk action figure Super7 itu terinspirasi dari Slayer. Sebelumnya, industri pembuat mainan itu sudah mengeluarkan boneka berbentuk iblis Minotaur yang diilhami oleh gambar sampul dari album pertama rekaman studio bertahun rilis 1983 dengan judul Show No Mercy yang juga milik Slayer. Brian bercerita, pertama kali dirinya tahu banyak ihwal band yang mengawali karir musiknya dengan meng-cover lagu-lagu milik Iron Maiden, Black Sabbath, Judas Priest dan Venom itu dari iklan dan berbagai ulasan tentang mereka di majalah musik Thrasher. 

Dirinya juga mengungkapkan bahwa setelah mengambil cuti dan berkumpul bersama keluarga selama satu tahun, akhirnya mereka kembali ke dalam studio untuk menulis banyak materi dan mulai merekam bersama kelanjutan dari album “Prequelle” yang telah dirilis di tahun 2018 silam.

“Idenya, album ini akan kami lepas di tahun depan  jika tidak ada lagi halangan. Rekaman sebenarnya akan berlangsung sekitar enam minggu dan kemudian ada dua hingga tiga minggu untuk mixing dan mastering. Kami pun sudah menjadwalkan tenggat waktu di bulan Maret rekaman tersebut harus selesai, tetapi untuk perilisannya tidak akan sampai di musim panas.”

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Super7.com

Fragmen Keinginan sheisjo di Nomor "OOE"

Solis asal Jakarta Chika Putri Bagaskara dengan moniker sheisjo telah melepas materi lagu berikutnya yang bertajuk “OOE” (15/08). Sedikit berbeda dari tiga single sebelumnya yang memiliki sound acoustic, “OOE” diracik...

Keep Reading

Inspirasi Film di Materi Teranyar Eastcape

Tahun 2021 lalu menjadi tahun yang bisa dibilang ‘manis’ bagi Eastcape karena di tahun tersebut mereka resmi memperkenalkan dirinya di kancah industri musik dengan menelurkan sebuah single dan Split EP...

Keep Reading

Bersama Ello dan Virzha, Dewa19 Rilis Ulang Materi Lama "Still I’m Sure We’ll Love Again"

Dewa19 melanjutkan perilisan karya-karya lama mereka dalam format baru. Kali ini, mereka merilis “Still I’m Sure We’ll Love Again”, sebuah lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal...

Keep Reading

Langkah Berikutnya dari Bilal Indrajaya

Usai melepas beberapa materi singel dan album mini Purnama (2019) solis dari Jakarta, Bilal Indrajaya, akhirnya melanjutkan perjalanannya dengan meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Saujana” lewat label rekaman legendaris yang kini...

Keep Reading