Sosok: Hirah Sanada

Makassar seperti tidak pernah kehabisan persediaan musisi kreatif, kritis dan juga “keras kepala”. Ada banyak faktor yang menjadi pemicu, salah satunya adalah penolakan terhadap standar atas segala sesuatu. Alasannya sepele, kreativitas tidak bisa diatur dan diukur dengan apapun, begitu pula dengan selera. Hasilnya, lahirlah respon dalam bentuk karya yang menanggapi keadaan sekitar. Lagu, puisi, mural, atau apapun. Entah itu respon mengenai kota dalam skala yang besar, atau hanya soal lingkungan sekitar dalam skala yang lebih sederhana. Karya yang seperti ini biasanya akan terdengar lebih jujur.

Karya adalah penanda suatu jaman yang kemudian akan menjadi sejarah. Entah karya itu lahir dari seruan kemenangan atau lagu mendayu-dayu lantang menentang dan melawan. Makassar sudah banyak menghasilkan grup musik yang menyuarakan perlawanan dengan musik keras yang konvensional. Sudah biasa. Nyaris di setiap sudut kota ada. Segala medium yang mengandung unsur perlawanan tidak melulu berkaitan dengan hal yang keras, sinis, gelap dan sejenisnya. Ada satu yang seperti itu di Makassar, mereka adalah duo Ilho Sudarmajid dan Hirah Sanada yang memainkan musik akustik minimalis, namun gencar menyuarakan perlawanan dengan cara yang sebenarnya sederhana. Bukan mainnya, duo ini hanya bermodalkan gitar dan biola untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan. Dari kedua alat tersebut, mereka menghasilkan satu single dengan tajuk “Berpindah”.

“Kita datang (sebagai duo) hanya modal gitar dengan skill pas-pasan dan biola. Kami bawa musik Hirah Sanada ini sebagai pembeda, pasalnya, di sini duo menggunakan gitar dan biola itu belum ada. Tapi sebenarnya yang kami mau tonjolkan di sini adalah kekuatan pada liriknya. Dari segi lirik untuk single perdana, saya mengangkat bagaimana seseorang yang ditinggalkan karena mau berubah menjadi lebih baik. Lagu ini muncul sebagai reminder untuk berterima kasih kepada orang yang meninggalkan, karena tanpa rasa sakit itu (mungkin) kita tidak pernah belajar.” ungkap Hirah. 

Bisa dibilang, perjalanan duo ini terjadi berkat single “Berpindah”. Berbagai macam respon didapatkan, seiring dengan gencarnya duo ini memperkenalkan diri ke publik. Strategi yang mereka jalankan seperti musisi kebanyakan; promosi dan mengusahakan lagu yang ada.

“Kami tidak menutup telinga terhadap kritik. Tapi, yang lebih banyak masuk ternyata suruhan. Misal dari fashion, banyak yang menyuruh untuk ganti dandanan karena musik yang dimainkan. Single yang kami rilis, di luar dugaan banyak mendapat atensi dan tanggapan, namun tidak sedikit juga yang beri tanggapan yang melenceng jauh dari musik. Menyinggung soal perlawanan, musik Hirahsanada mulai dari lingkungan sendiri. Single Berpindah ini pun dibuat atas dasar keresahan pribadi. Disaat ingin berubah menjadi seseorang yang lebih baik tapi lingkungan justru memberatkan. Menurut kami, dari situ perlawanan dimulai. Semakin banyak suruhan itu, semakin tidak kami lakukan.” tambah Ilho.

Cukup keras kepala bagi mereka yang mengusung musik pop minimalis. Berkat keras kepala mereka, single dan konsep musik yang mereka mainkan justru mendapat tanggapan positif dari berbagai orang yang berada di luar Kota Makassar.  Konsep perlawanan setinggi apa yang mau disusun dan kemudian akan disuarakan? Sudah memulainya dari diri sendiri? Mengapa tidak memulai perlawanan itu dari sisi yang paling sederhana?

Teks: Brandon Hilton
Visual: Arsip Hirah Sanada

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading