fbpx

Sosok: Halil

Siasat Partikelir
#Makassar  #Art 

Pencarian kolaborator di bidang visual art yang dilakukan oleh Rock In Celebes 2019 telah melahirkan tiga nama, salah satunya adalah Halil. Melalui karyanya yang mengusung seni doodle, pria asal Makassar itu dipastikan akan turut memeriahkan gelaran kesepuluh dari event tahunan tanah Makassar tersebut.

Minat Halil terhadap seni sudah terlihat sejak usia dini. Sedari kecil, hobinya memang menggambar. Tapi titik keseriusannya terhadap bidang tersebut dimulai sekitar tahun 2017. Sebagai langkahnya untuk berkembang, saat itu ia memutuskan untuk bergabung dengan salah satu komunitas di Makassar yang berkaitan dengan bakat keseniannya.

“Waktu itu, saya mencari komunitas di Makassar yang bisa ngasah skill gambar saya, karena waktu itu saya senang liat karya Doodle Art, akhirnya saya searching Komunitas Doodle Art di Makassar, kira-kira ada ngga sih? ternyata ada, saya nemunya di Instagram, ada Makassar Doodle Art. Bergabung dan ikut meet up, hingga kegiatan inilah itulah, sampai ikut-ikut lomba, isi event-event, acara kampus, dan lain-lain. Yah seperti itu lah hehehe, sampai saat ini masih terus kembangkan diri di dunia Visual Art,” ungkap Halil.

Eksplorasi seni Halil sering berada pada ranah doodle art, namun satu tahun belakangan ini, ia tengah beralih dari sana, dan sedang fokus dalam membuat beberapa karakter monster yang dimana masing-masing tokohnya memliki tabiat serta tujuannya sendiri.

“Saya juga sedang membuat beberapa point illustrasi yang ketika orang melihatnya, mereka bisa tau bahwa itu karya saya. Contohnya seperti di tiap karya mural saya ketika di event ataupun yang saya buat sendiri, saya selalu menonjolkan karakter monster saya, Zack and Friends, dan juga illustrasi dedaunan beserta yang lainnya,” tambahnya terkait kesibukannya saat ini.

Inspirasinya dalam berkarya sering datang dari keresahan pribadi dan kegalauan teman-temannya. “Kadang datang juga dari tiap momen-momen tertentu, adapun terkadang dari benda-benda yang ada disekitar saya, hingga dari lagu-lagu dari band-band Indonesia terutama lagu dari band lokal Makassar,” jelas Halil tentang sumber ide berkeseniannya.

Ada dua karyanya yang paling ia favoritkan sejauh ini. Pertama, sebuah ilustrasi doodle di café milik temannya. “Karya ini selalu membuat saya nyaman dan tenang ketika melihatnya,” jelasnya. Kedua, coretan mural yang terletak di Kompleks dekat rumahnya.

“Karya ini menjadi salah satu yang membuat saya semangat ketika berpergian keluar kemana saja, dan juga karya ini menjadi salah satu pembuktian agar tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat disekitaran rumah saya,” ceritanya mengenai karya mural tersebut.

Prosesnya dalam berkesenian, kini telah berhasil menyita perhatian banyak pihak. “Saat ini saya sering diundang untuk jadi pembicara, pemateri, sampai live perform art di beberapa kampus dan juga di beberapa event. Oh iya, mulai dari akhir tahun lalu sampai akhir-akhir ini saya juga biasa mengisi Live Mural di banyak acara,” ungkapnya.  Ia mengakui kalau orang tua dan teman-temannya sangat berpengaruh besar terhadap dirinya hari ini.

“Karena kalau bukan orang tua saya yang bisa mengerti saya untuk menekuni dunia visual art, mungkin saya diam di satu titik doang. Selain itu ada teman-teman satu circle di bidang visual art, yang selalu bantu dan tuntun saya dalam proses pengkaryaan saya,” Ucap Halil.

Halil adalah satu dari tiga pemenang “Siasat Trafficking x Rock In Celebes: Mencari Kolaborator Visual Art”. Dirinya akan datang dari Malang, spesial untuk menghadirkan karyanya di sebuah bidang besar. Tujuannya, apalagi kalo bukan untuk unjuk gigi dan pengenalan karya di hadapan orang banyak. Lalu, ada harapan yang kami sematkan dengan adanya program ini, yaitu agar para seniman ini nantinya bisa lebih mengembangkan jenjang karirnya termasuk berkolaborasi dengan siapapun. Kami juga melihat kreativitas para seniman ini memiliki nilai yang tak mengenal batas. Ide yang muncul dari mereka bisa dibilang unik, ekspresif, kritis dan terkadang abstrak.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Halil

Categories


Related Posts

Bikin Panggung Seri Bandung
Bikin Panggung Seri Bandung
Siasat Partikelir
#Bandung  #Music 
Orange Cliff Records Merilis Christian Schwanz (Cee)
Orange Cliff Records Merilis Christian Schwanz (Cee)
Siasat Partikelir
#Bandung  #Music 
Memanjakan Lidah Bersama Baohemoth
Memanjakan Lidah Bersama Baohemoth
Siasat Partikelir
#Jakarta  #Food 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.