"So Done", Single Ketiga Too Good To Be True

Kancah musik Kalimantan nampaknya memang tidak pernah sepi, terlebih lagi di bagian timurnya. Samarinda, Balikpapan, hingga Tenggarong selalu jadi asal karya dari kelompok-kelompok muda berbakat yang mungkin bisa diperhitungkan di Indonesia jika dikelola dengan baik. Too Good To Be True misalnya.

Kuartet pop punk asal Balikpapan ini kembali merilis sebuah single dengan tajuk “So Done“. Lagu tersebut dilepas awal bulan lalu dengan bantuan 4CHRDS Records di kanal Youtube mereka.

Sira Walidi (vokal utama, gitar), Fauzi Zalmi (vokal pengiring, gitar), Andhika Baryatsa (bass), dan Mikhael Meier (drum) memulai lagu dengan intro tipikal pop punk, gitar utama dengan nafas panjang ditambah ketukan breakdown dibumbui pedal ganda nakal di drum. Di bagian chorus, vokal Sira dan Fauzi berharmonisasi secara baik namun tetap sederhana, tanda-tanda lain kepoppunkan mereka. Namun, jika didengar secara menyeluruh (karena ditambah lirik seorang nihilis jika sedang sedih tapi melihat harapan), “So Done” terasa nyerempet emo.

Yang bercerita (tentang) pernahkah kalian mempunyai pertanyaan tanpa jawaban? Seperti hubungan yang berakhir tanpa diakhiri, berpisah tanpa mengerti apa dan mengapa semua terjadi, dan merasakan pahitnya penantian tak berujung. Berharap meringankan rasa sakit dengan cara pretending to be okay ternyata hanya akan mengoyak luka. Saat semua terjadi tak ada pilihan, selain mengakui jika semua telah usai karena kamu harus beranjak dan melanjutkan ceritamu,” tutur Too Good To Be True dalam siar pers mereka.

“So Done” dikerjakan secara mandiri oleh keempat putra Balikpapan ini. Lagunya sendiri ditulis oleh Sira dan Fauzi langsung.

“‘So Done’ merupakan karya autentik dari Too Good To Be True yang dikerjakan secara mandiri di sebuah kamar kecil dan berantakan, Proses mandiri ini telah dilakukan Too Good To Be True dari single pertama mereka,” tambah mereka.

Lagu ini menandai karya ketiga yang telah Too Good To Be True Ciptakan. Awal tahun lalu, mereka juga sudah merilis nomor tunggal lain berjudul “Time Turn Table”. Selain itu, pada 2019, kuartet ini menggandeng putra daerah lain, Dede Rukka (Beerpong, The Sperms, Fuxx Politech Fuxx) untuk mengisi “Escaping Bore”.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip Too Good To Be True

Turbokidz Merilis Album Perdana Dalam Format Compact Disc

Setelah dirilis dalam format digital pada akhir tahun 2022 lalu, Turbokidz kini menghadirkan album perdananya, Oranye, dalam format compact disc (CD).  Tersedia di pasaran mulai 25 Januari 2023 sebagai lanjutan...

Keep Reading

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading