Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright hendak meramu musik ska yang tak konvensional. Leburan ragam genre pun cukup terasa dalam album mini berisi lima nomor lagu ini.

Dalam EP Believe,  Slowright mencoba meramu sesuatu yang tidak biasa dari musik Ska kebanyakan di Indonesia. Hal tersebut tak bisa dlepaskan juga dari setiap personil yang memiliki pengaruh musiknya masing-masing, mulai dari Ska, Reggae, Dub, Pop, Jazz, Swing, Rap dan Groove DnB. Beragam genre itu Slowright lahir menjadi sebuah benang merah dari unsur Ska itu sendiri.

Tak cukup di sana, untuk menjangkau eksplorasi yang lebih luas, di album ini juga Slowright melakukan kolaborasi dengan melibatkan beberapa musisi seperti MetzDub “Dubyouth”, Awkey dan Lola Mahero (DJ). Selain itu salah satu lagu yang berjudul “Slowriders” dibuat dengan beberapa versi yang berbeda, diantaranya versi Rap yang dikerjakan oleh Eyesthetic, serta versi Drum Bass yang diberi sentuhan remix oleh MetzDub.

“Lagu yang awal terciptanya dari teman-teman Youngster City Rockers ini dibikin beberapa versi karena Slowright ingin Slowriders bisa dinikmati oleh banyak pendengar dari segment yang berbeda-beda.” Tulis dalam keterangan pers

Setidaknya ada lima nomor lagu yang Slowright sajikan, dimana dua diantranya disuguhkan secara medley yaitu “I Believe” dan “Titik Terendah” serta 2 nomor yang sebelumnya sudah dirilis terpisah: “Satu” dan “Jejak”.

“Di rilisan ini, Slowright ingin memuaskan dahaga untuk terus berkarya serta menyatukan visi untuk meramu musik Ska dengan materi dan nuansa yang berbeda.” Lanjut Slowright.

Sedikit ke belakang. Bicara mengenai band Ska dari Malang, Youngster City Rockers sempat mengharubiru sejak 2004. Sempat merilis single Hujan via DoggyHouse Records di bulan Juli 2017, mereka kemudian mengambil jeda. Lucky (Vokal) kemudian membentuk Slowright pada 10 Oktober 2020 bersama Jono (Drum), Raja (Gitar) Aria Black (Trombone), Baihaqi (trompet) dan Peter Rahmani (Bass). Slowright sendiri adalah penggalan kata yang bisa di artikan let it flow (mengalir), take it easy dan relax, yang di kutip dari bahasa slang keseharian.

11 Oktober 2021 Slowright merilis mandiri single “Satu” dibarengi dengan launching di kota sendiri dan lanjut promo tour ke Yogyakarta. Di kota inilah mereka dipertemukan dengan DoggyHouse Records yang kemudian bekerjasama untuk merilis single “Jejak” via kanal digital pada 4 Juni 2021.

Kini album mini Believe sudah resmi beredar diberbagai kanal toko musik digital via DoggyHouse Records. Selamat mendengarkan!

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Slowright

 

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading

Indra7 Lepas Gabriel EP Lewat Dead Pepaya

Di kancah musik elektronik, nama Indra Asikin Isa atau yang lebih akrab disapa Indra7 tentu tak bakal asing di telinga kita. Perjalanannya merentang panjang. Jejaknya bisa kita simak diberbagai medium...

Keep Reading