Slay at Home, Festival Metal dan Seni Online yang Inovatif

Seperti yang kita ketahui, banyak sektor saat ini sedang mengalami kemunduran dikarenakan wabah yang tengah menyebar. Salah satunya adalah sektor musik, khususnya konser. Mulai dari skala kecil hingga besar, semua dilibas oleh wabah CoVid-19. Banyak jadwal penyelenggaraan konser musik yang sudah direncanakan secara matang dari jauh hari, akhirnya mengalami pembatalan maupun penjadwalan ulang. Band yang sudah mengantongi banyak jadwal pun dengan sangat terpaksa ikut membatalkan jadwal mereka.

Begitu banyaknya jadwal festival musik di tahun ini yang batal, akhirnya membuat para promotor memutar otak untuk bisa terus menjalankan roda bisnis milik mereka. Tak ada konser offline, konser online pun jadi. Walaupun esensi dari menonton sebuah konser pastinya akan hilang beberapa persen. Tapi sudah sepatutnya kita bersyukur masih dapat menikmati suguhan dari para musisi idola. Keadaan memang sedang tidak baik-baik saja, namun kondisi kreativitas jangan sampai terhenti. Masih banyak cara untuk menikmati dan memberikan kesenangan untuk diri sendiri.

 

Poster Slay at Home dan formasi pengisi acaranya.

 

Melihat lesunya keadaan sekarang, salah satu penggiat di media Metal Injection yaitu Frank Godla, memberikan suatu pencerahan bagi para metalhead yang sedang berdiam diri di rumah. Ide yang dikeluarkannya pun tak main-main, sebuah festival metal online bertajuk “Slay At Home: A Virtual Metal Music & Art Festival” akan digelar selama 2 hari dari pada tanggal 29 hingga 30 Mei 2020 kemarin. Festival ini sendiri terinspirasi dari beragam gelaran yang pernah dikunjungi oleh Godla di masa hidupnya. “Slay At Home” sendiri selain musik juga menghadirkan sederet karya seni yang dikurasi oleh para ahli, dan juga menghadirkan lebih dari 30 band dengan beragam kolaborasi di dalamnya.

 

 

Festival yang bisa diakses secara gratis melalui laman YouTube milik Metal Injection ini juga menghadirkan sesi donasi yang akan diberikan kepada MusiCares Covid-19 Relief Fund yang memiliki upaya untuk membantu para artis, kru, dan pekerja lainnya dari industri musik yang terdampak oleh wabah saat ini. Festival ini juga akan menampilkan instalasi seni dari Mario Duplantier dari Gojira, kolaborasi apik dari para musisi, dan banyak hal menarik lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

“Saya mencoba melihat sisi terang dari situasi yang tengah kita hadapi saat ini. Selain itu, festival ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghibur di mana para penonton bisa melihat artis favorit mereka dalam bentuk inovasi baru ini. Lebih dari itu, saya berharap acara ini bisa menjadi sumber inspirasi yang akan digunakan oleh orang lain di luar sana. Dengan menjaga set penampilan yang telah ditetapkan untuk masing-masing artis, besar kemungkinan saya bisa menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekedar penampilan band dan hal baru dari yang biasanya ada di beberapa festival konvensional. Setiap jam dari festival ini akan berisi nama-nama besar dan band favorit kalian.” Terang Godla yang dilansir dari situs NME.

Setelah sebelumnya ditayangkan secara langsung, siaran rekaman Slay at Home hari pertama dan kedua yang masing-masing berdurasi sekitar 3 jam lebih sudah bisa kita nikmati. Selamat headbang, moshing dan melompat-lompat di atas kasur di rumah, wahai para metalheads.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Slayathomefest.com

Perjalanan Samanta Mengukir Momentum

Menuju penghujung tahun 2022, Angular//Momentum memberi persembahan sebuah rilisan album terbaru dari unit post-rock yang berada di dalam lingkarannya. Adalah Samanta yang merilis debut dengan nama serupa, “Samanta”, pada 26...

Keep Reading

Pesan Teddy Adhitya Dalam Ocean

Jika ingin mengenal sosok Teddy Adhitya, bisa dibilang ia adalah seorang storyteller, penyanyi, penulis lagu, produser musik, dan pengembara yang sudah melakukan petualangan bermusiknya sejak tahun 2008 silam. Di tahun...

Keep Reading

Isyana Sarasvati Untuk New York Fashion Week

Salah satu solois fenomenal tanah air, Isyana Sarasvati, diundang untuk menghadiri salah satu acara paling bergengsi tahun ini di New York, Vogue World (12/09). Merayakan ulang tahunnya yang ke 130,...

Keep Reading

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading