Skandal dan Texpack Membuat Split Album

Impian melahirkan karya bersama band favorit akhirnya berhasil direalisasikan oleh Skandal, sebuah band indie rock asal Yogyakarta. Ide tersebut sebenarnya telah dipupuk sejak lama ini lahir dalam wujud proyek kolaborasi bersama Texpack, band indie rock asal Bogor. Karya mereka dapat dinikmati dalam split album bertajuk Sloppy Odd Stereo yang dirilis dalam bentuk kaset oleh Langen Srawa Records.

Menurut kedua band, tidak ada pemaknaan khusus tentang pemilihan judul album. Meski demikian, Yogha Prasiddhamukti (vokalis/tamborin) dari Skandal menceritakan kaitannya dengan selera band. Menurutnya, Skandal dan Texpack memang menyukai dan menjadikan musik indie rock yang slebor (sloppy) sebagai salah satu pengaruh bermusik. Alhasil, nama itu dipilih.

“Dari Skandal, ide untuk merilis split bersama band lain yang kami gemari sebenarnya sudah terbersit sejak lama. Namun, hal itu baru bisa terealisasi ketika diajak oleh Langen Srawa Records. Ditambah lagi, ini proyek kolaborasi dengan Texpack pula. Jadi, tanpa banyak pertimbangan, langsung saja kami sambut dengan tangan terbuka,” ujar Yogha Prasiddhamukti yang akrab dipanggil Siddha.

Beberapa waktu yang lalu, Skandal juga telah merilis single anyar, “Racau”. Berdekatan dengan perilisan split album, kini lagu itu tidak hanya dirilis sebagai single, tetapi juga sebagai salah satu bagian dari split album dengan grup musik lain, terutama band yang punya influence sama dalam bermusik.

Texpack pun menganggap bahwa perilisan split album menjadi momen penting.Tahun ini, band akan melahirkan 2 rilisan, yaitu split album dan full album. “Senangbanget, akhirnya bisa merilis album lagi setelah rilisan album terakhir tiga tahun lalu,yaitu EP Courageous (2016),” kata Dimas Oriza (vokal/bass) dari Texpack.

Dalam proses produksi album, masing-masing band menyiapkan dua materi yang akan dimuat dalam split album ini. Skandal memiliki satu lagu baru dan satu tembang  lama dari EP pertama, sedangkan Texpack memakai dua materi yang belum pernah dirilis sama sekali.

Dimas Oriza menambahkan, Texpack mempersiapkan semuanya di Bogor dengan persiapan rekaman kira-kira berlangsung dari akhir tahun 2018 dan selesai pada pertengahan 2019. Kehadiran Sloppy Odd Stereo diharapkan dapat direspons baik oleh para penikmat musik. “Paling tidak, semakin banyak orang yang bisa mendengarkan musik kami. Ini bisa juga menjadi pintu buat banyak kesempatan nantinya untuk membuat split album dengan band lainnya. Semoga siapapun yang membeli dan mendengarkan is going to have some fun,” kata Siddha.

Album Sloppy Odd Stereo telah dirilis oleh label independen asal Tangerang, Langen Srawa Records pada 13 September 2019 lalu. Dicetak dalam jumlah terbatas, rilisan dibanderol dengan harga Rp 50.000.

Sebagai informasi, Langen Srawa Records juga telah merilis beberapa karya pada 2019, yaitu kaset single Sejuknya Mobil Bapakmu (The Rang-Rangs), 16 to 18 (High Therapy), I Am Ij Sin A (Humi Dumi), “Racau” (single yang dirilis secara digital, milik band Skandal), dan First Chapter of Allordia (Holy City Rollers). Daftar rilisan lainnya dapat dilihat di akun Instagram @langensrawarecords.

Selain merilis album baru, Skandal dan Texpack juga tengah melangsungkan Sloppy Odd Stereo Tour 2019 di sejumlah daerah, yaitu Salatiga, Yogyakarta, Magelang, Bogor, Bekasi, dan Jakarta. Tur ini diadakan selama periode 13 September hingga 29 September 2019.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Langen Srawa Records, Skandal dan Texpack

 

 

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading