Siasat Trafficking X Go Ahead Challenge 2019

Siasat Trafficking sebagai platform tur berlanjut, banyak nama yang telah berhasil menjadi delegasi kami untuk tampil serta berkunjung di berbagai negara dan juga berkeliling Indonesia. Di semester pertama ada Dhira Bongs yang tampil di SXSW Festival 2019, lalu ada Revenge The Fate yang melakukan tur Asia mulai dari Singapura hingga ke Jepang. Juga ada Murphy Radio, The Panturas, dan Dhellet (mural artist) yang menjajal Pulau Sumatera, serta Tashoora, Sandrayati Fay, Rubah di Selatan, dan Badar (visual artist) yang berkeliling Jawa dalam gelaran tur Stand A Chance.

Siasat Trafficking merupakan sebuah upaya untuk menghasilkan jaringan dan pengalaman baru bagi para seniman di Indonesia. Program Emerging Talent Competition ini terbuka bagi siapapun yang menggeluti dunia musik dan juga seni visual, dalam program ini para talent-talent yang turut serta akan mendapatkan reward sebagai delegasi untuk tur berkeliling Indonesia serta mendapatkan kesempatan untuk berkunjung serta hadir di berbagai konferensi yang ada di Zandari Festa. Sebuah Conference Festival yang diselenggarakan di Korea Selatan selama hampir 4 hari berturut-turut.

Tidak berhenti disitu saja, kesempatan ini juga akan menjadi ajang bagi kalian untuk bisa tampil atau bekerjasama di rangkaian kegiatan atau event Siasat Partikelir di beberapa kota di Indonesia. Berupa tur nasional, kolaborasi atau kerjasama rilisan musik, video, merchandisse, dan eksposure lebih serta reward lainnya.

Raih kesempatan dengan mengunggah karya kalian pada form di bawah ini, terbuka untuk siapa saja dan darimana saja.

 


My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading