Sesuatu yang Harus dari Layung Temaram

Setelah merilis album perdana yang diberi judul “TANIN” pada akhir bulan Agustus di tahun 2019 kemarin, kini unit pop folk Surabaya Layung Temaram kembali lagi dengan menghadirkan sebuah rilisan terbaru yang berbentuk videoklip dan berjudul “Waktu” di kanal Youtube mereka pada hari Minggu ini. Lagu “Waktu” yang merupakan single ketiga ini juga menjadi videoklip ketiga yang mereka lepas setelah sebelumnya mereka telah merilis videoklip untuk lagu Pulang Rumah (2017) dan Bunga Kertas (2019). Menurut Layung Temaram, merilis sebuah single dan juga videoklipnya adalah suatu keharusan, agar pesan yang disampaikan semakin kuat. Videoklip ini juga dihadirkan sebagai respon atas pandemi yang terjadi, di mana satu kata tersebut hampir sama sekali tidak pernah terdengar ataupun diucapkan sebelumnya, namun saat seperti sekarang kata itu menjadi salah satu kata paling mainstream di tahun 2020 ini. Imbas yang terjadi memang dirasakan di segala sektor dan lapisan masyarakat.

Seperti yang kita ketahui, banyak sektor saat ini sedang mengalami kemunduran dikarenakan wabah yang tengah menyebar. Salah satunya adalah sektor musik, khususnya konser. Mulai dari skala kecil hingga besar, semua dilibas oleh wabah CoVid-19. Banyak jadwal penyelenggaraan konser musik yang sudah direncanakan secara matang dari jauh hari, akhirnya mengalami pembatalan maupun penjadwalan ulang. Band yang sudah mengantongi banyak jadwal pun dengan sangat terpaksa ikut membatalkan jadwal mereka.Layung Temaram yang sejatinya sudah merencanakan rangkaian tur album di pertengahan tahun ini harus bisa mengikhlaskan mimpi-mimpi kemusisian mereka bersamaan dengan batalnya semua gigs yang juga terjadi hampir di seluruh pelosok planet. 

Tak berselang lama para musisi yang sedang “dirumahkan” ini terlihat mulai bergeliat dengan cara masing-masing dan membanjiri internet. Berbagai macam kolaborasi via sosial media terjadi pada hampir semua lapisan musisi dari rumah masing-masing. Tak berbeda jauh dengan Layung Temaram pada video musik/lirik “Waktu” yang mengajak banyak partisipan untuk ikut mengambil bagian, dan dari banyaknya pihak yang terlibat, bisa kami lihat bahwa mereka juga mengajak beberapa musisi lain seperti Jason Ranti, Prince Husein, Sara Fajira, Primanda “FourTwnty”, Melody “MARIGOLD”, Madukina, dll.

Selain mengajak barisan musisi, Layung Temaram juga banyak mengajak teman-teman dari kalangan lainnya untuk ikut membantu mengisi slot dalam video musik/lirik ini, mulai dari para pendengar mereka, sahabat terdekat, hingga seniman non-musisi seperti aktor Tarra Budiman dan Wira Nagara yang merupakan Stand Up Comedian pun ikut meramaikan rilisan ini dari banyaknya sliwar-sliwer orang dengan kertas berisikan lirik lagu “Waktu” dari hasil tulisan tangan mereka sendiri.

Uniknya, masing-masing orang dalam video musik/lirik “Waktu” tidak hanya membawa kertas yang bertuliskan penggalan lirik, tapi juga mencurahkan kerinduan-kerinduan pribadi yang selama ini tidak bisa direalisasikan akibat dari diberlakukannya kebijakan Physical Distancing(atau lebih dikenal dengan istilah PSBB) secara nasional. Pandemi, benar juga kata mereka(Layung Temaram) di salah satu unggahan instagramnya yang berkata “Waktu, penyembuh segala bencana”, karena sudah sewajarnya bahwa tidak ada yang selamanya di dunia ini termasuk Covid-19.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Layung Temaram

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading