Seniman Roby Dwi Antono Suguhkan Kira dalam Bentuk Tiga Dimensi

Roby Dwi Antono membuat karya lukisnya yang bernama Kira menjadi bentuk tiga dimensi. Seniman asal Yogyakarta tersebut merefleksikan karyanya dalam wujud patung perunggu dengan bantuan Avant Arte, sebuah komunitas berisi kurator, perancang, dan pengembang seni.

Patung perunggu tersebut hadir dalam dua pilihan polesan akhir, hitam dan emas yang keduanya diberi sentuhan air mata yang terbuat dari resin kristal.

“Berdiri setinggi 31cm, KIRA adalah edisi dari 75 patung perunggu dengan sentuhan akhir hitam pekat.” tulis Avant Arte dalam keterangan di laman web resminya. “Sebuah penampilan baru dari salah satu karakter khas seniman, air mata resin kristal telah ditempatkan dengan hati-hati di bawah setiap mata — mengilhami perunggu yang kuat dengan paradoks kepahlawanan dan ketidakberdayaan yang ditemukan di seluruh praktik Dwi Antono.” lanjutnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Roby Dwi Antono (@dwiantonoroby)

Sebagai sebuah lukisan, Kira sudah diluncurkan sejak 24 Agustus lalu. Kira adalah sebuah lukisan berpendar, menyala dalam gelap, yang terinspirasi dari lagu Dewa 19 yang berjudul “Kirana”. Roby mengaku bahwa ia sangat menyukai trek pembuka dari Pandawa Lima tersebut dan terdorong untuk mengangkat lagu tersebut ke bahasa visual.

Seperti karya Roby lainnya, Kira memperlihatkan ciri khasnya,  mencampurkan unsur Renaisans dan pop surreal. Ia menanmkan kedua gal tersebut dalam karakter datar bermata kelam dan berkaca-kaca.

Kira merupakan kependekan dari protagonis titular lagu tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Roby Dwi Antono (@dwiantonoroby)

“Kirana sendiri adalah reinkarnasi dari dewi cinta,” tulisnya dalam keterangan di salah satu unggahan Instagramnya. “Karya ini tentang seorang anak yang mencoba mengontemplasi dan mengerti kehadirannya di dunia ini. Ia tidak menyesali hidupnya, tapi menangis karenanya.”

Kira versi patung perunggu dari Roby Dwi Antono akan diluncurkan pada 20 Oktober mendatang. Untuk pemesanannya sendiri bisa kalian lakukan lewat website resmi Avant Arte di sini.

Sebelumnya, Roby Dwi Antono memecahkan rekor lelang di Artsy, seperti dilansir Whiteboard Journal. Lukisannya yang berjudul “Lonesome Hero #3” (2021) terjual seharga $30.000 USD sebagai dalam bagian program lelang bermanfaat Artsy, Art Keeps Nonprofits Going IV.

Di Artsy, permintaan akan karya Roby Dwi Antono melonjak drastis hampir tujuh kali lipat pada tahun 2020. Pada tahun ini, merupakan penjualan terbesar bagi Roby Dwi Antono di platform Artsy dan sedang berada di jalur memecahkan rekor kembali, dengan akan adanya eksibisi solo pertamanya di Eropa pada awal Desember nanti di Inggris.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Avant Arte

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading