Semangat Pantang Menyerah Colderra

Unit power metal asal Malang, Colderra, telah melepas singgel dengan tajuk “Holy Fire”. Nomor tersebut merupakan singgel kedua Colderra untuk album sophomore mereka mendatang. “Holy Fire” merupakan lagu tentang semangat membara dalam menghadapi dunia nyata, karena kehidupan ini layak untuk diperjuangkan.

“’Holy Fire’ saya rasa sangat relate dengan kondisi saat ini, di mana banyak orang yang sedang merasa tertekan dan sangat berat dalam menjalani kehidupan sekarang, tentunya karena menghadapi pandemi. Walaupun saat menulis liriknya sebenarnya saya hanya berkiblat dari kisah saya sendiri selama beberapa tahun terakhir dan alhamdulillah saat ini sudah mulai berangsur membaik serta lebih banyak diberi kemudahan dalam menjalani hidup,” ungkap Iwan sang vokalis dalam keterangan pers. “Intinya, biarpun sekarang kita sedang dalam masa yang sangat sulit janganlah putus asa apa lagi sampai menyerah. Akan selalu ada harapan selama kita punya semangat dan mau berusaha meskipun akan ada beberapa hal yang harus dikorbankan. Bukankah kehidupan ini sangat layak untuk kita perjuangkan?” 

Sedangkan dari segi komposisi, Iboer, pemain gitar, mengaku membuat “Holy Fire” dengan tujuan untuk Andre Matos, musisi asal Brazil yang juga mantan vokalis dari Angra dan Shaman yang meninggal dunia 2019 silam.

“Awalnya aku bikin aransemen lagunya buat mengenang Andre Matos, dia adalah salah satu musisi yang punya pengaruh besar di genre power metal, semangat dan gairahnya dalam bermusik tidak ada habisnya bahkan sampai hari-hari terakhir sebelum dia meninggal. Beberapa riff gitar di lagu ini juga banyak terinspirasi dari musiknya Angra, tapi lirik yang ditulis Iwan juga sudah sangat mewakili maksud tujuan awalku tadi,” ungkapnya.

Colderra memang memilik nuansa musik masa-masa power metal, heavy metal, dan hair metal berjaya, biarpun tidak semua personel memiliki rambut indah panjang seperti musisi zaman itu. Di jenis musik itu, mereka sudah banyak dilirik dan diakui media luar. Singgel pertama mereka untuk album mendatang, “Cracked”, berhasil menembus pasar Malaysia, Polandia, Jerman, Belanda, Swiss, Malta, Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

“Bahkan di Rockum Radio Kanada tepatnya di kota Kingston, Ontario “Cracked” bertahan di top chart selama dua bulan di salah satu programnya (Full Throttle Hair, Hard & Heavy Metal), di mana musisi rok legendaris Michael Sweet dari Stryper beberapa kali menjadi cohost di program acara tersebut. Michael Sweet sendiri sempat menyampaikan bahwa dia tidak mengira bahwa akan ada lagu bergenre power metal dari band yang berasal dari negara-negara di Asia selain Jepang. Saat tahu Colderra berasal dari Indonesia menurutnya itu adalah sesuatu yang sangat istimewa,” tulis Colderra dalam keterangan yang sama.

Band berisikan Iwan Ruby Sasmita (vokal), Robby Achmad alias Iboer (gitar), dan Yasa Wijaya (drum dan program) ini sedang mempersiapkan sebuah album yang direncanakan akan rilis tahun depan. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan album perdana dengan tajuk Quantum Imagination.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Colderra

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading