Segala Keabsurdan Lamebrain dalam Klip "COWMAN"

Setelah merilis single teranyarnya, “COWMAN” Juli lalu, Lamebrain akhirnya merilis klip video untuk lagu tersebut. Klip untuk “COWMAN” dibesut oleh seorang seniman bernama Kevin Aditya dari Studio Pancaroba.

Klip “COWMAN” menunjukkan orang dalam seperangkat alat pelindung diri mengukur berbagai hal yang ia temui, mulai dari potongan cermin, boneka, hingga kotoran sapi. Segala keabsurdan itu dilakukan oleh seorang performance artist asal Bandung, Hilmy Ash, di dalam layar.

Potongan-potongan keanehan yang dilakukan Hilmy merupakan bagian dari film pendek berjudul Suwung, karya Kevin Aditya.

“Video ini kalau dideskripsikan ya enggak jauh kayak seorang hamba yang dipaksa oleh tuan (keadaan) untuk mencari sesuatu yang ideal, namun dalam perjalanannya ia sadar bahwa pencarian yang ia lakukan itu abstrak dan ia hanya terperangkap oleh proyeksi pikirannya sendiri karena adanya stigma yang membuatnya selalu hidup dalam kekhawatiran. Dan pada akhirnya ia menemukan jawabannya, bahwa semua itu tergantung dari mana kita menikmatinya. Sesungguhnya semua yang berjiwa akan merasakan kematian,” jelas Kevin dalam siar pers.

“COWMAN” sendiri merupakan sebuah lagu yang pada dasarnya tak kalah absurd.

I guess I’m a man but I think I’m a man,” nyanyi Lamebrain di verse, menunjukkan kebimbangan yang entah untuk apa dan kenapa. Isian gitar janggal di tengah lagu juga mendukung nuansa aneh lagu ini.

“Pembunuhan menjadi garis besar ‘COWMAN’ dalam pembuatan lirik yang bercerita tentang keabsurdan yang menjadi masuk akal bagi segelintir orang di mana pembunuhan menjadi kebahagiaan tersendiri,” tulis kuartet asal Bandung ini dalam siar persnya.

Davis (gitar, vokal utama), Prama (drum), Mufti (bas), dan Aslam (gitar) mengaku terinspirasi dari The Beatles untuk pembuatan lagu ini, terutama dalamalbum Revolver. Karena itu, tidak heran jika ada nuansa “Taxman” dalam pilihan nada vokal sekaligus harmonisasi dalam lagu ini. Keempat personel juga menyumbang suara untuk membuat harmonisasi tersebut.

“Ya lagu ini tuh dimulai enggak sengaja, pas kita berempat dengerin Beatles dengan intens barengan dan kekaguman kita ke pembagian vokall The Beatles di album Revolver,” tutur sang pembetot bas, Mufti.

“COWMAN” menjadi rilisan pertama Lamebrain setelah album penuh kedua mereka For C. Marlowe.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Aldiansyah Waluyo

 

 

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading