“Schindler’s List” Menduduki Puncak Classic FM Movie Music Hall of Fame 2020

Tak bisa dipungkiri bahwa iringan musik dalam sebuah film dapat membawa pengaruh emosional yang begitu besar. Komposisi musik yang berkelindan dengan adegan visual yang ditampilkan mampu menjadi suatu hal yang mungkin akan dikenang selamanya. Seperti juga musik dalam film Schindler’s List besutan sutradara kawakan Steven Spielberg. Setelah 27 tahun pasca dirilisnya film tersebut, baru-baru ini siaran radio Classic FM asal Inggris yang bekerja sama dengan Radio Times melakukan jajak pendapat perihal musik scoring terbaik pada tahun 2020, dan para pendengar Classic FM menobatkan musik Shindler’s List karya John Williams sebagai musik film terbaik.

Meskipun film tersebut sudah dirilis lebih dari dua dekade lalu, namun ingatan para  pendengar tentang kekuatan musik yang diberikan oleh John Williams masih bergitu terasa. Orkestrasi musik yang megah dengan besutan biola yang mengiris nan menggetarkan, agaknya karya ini memang pantas dinobatkan sebagai musik film terbaik pilihan pendengar Classic FM. Atas pilihan tersebut sang komposer berkata:

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendengar FM Klasik karena telah memilih musik saya dari Schindler’s List untuk penghargaan yang tinggi ini. Merupakan suatu kehormatan untuk terlibat dalam pembuatan film ini, dan sangat memuaskan mengetahui bahwa begitu banyak orang di seluruh dunia yang terus menerimanya setelah hampir 30 tahun. ” ungkap John Williams dikutip dari Classic FM.

Classic FM setidaknya membuat 20 tangga urutan musik favorit. Nama John Williams tak hanya berada dipuncak tangga, namun ia memborong 4 posisi sekaligus. Yaitu di urutan no 5 dengan karyanya untuk film Star Wars, urutan 7 untuk film Jurassic Park, urutan 14 untuk film Harry Potter And The Philosopher’s Stone, dan urutan 15 untuk karyanya pada film ET The Extra-Terresial.  

Selain dikenal sebagai orang yang biasa mengisi scoring film, John Williams yang kini berumur 88 tahun tersebut dikenal juga sebagai komposer musik klasik. Maka tak aneh jika kemudian musik film yang digarapnya selalu memukau dan mampu membangun emosi bagi siapa saja yang menontonnya. Terlebih dalam film Schindler’s List. Sepanjang karirnya dalam musik, sampai saat ini ia telah memenangi Academy Awards sebanyak lima kali, Golden Globe sebanyak empat kali, BAFTA Awards sebanyak 7 kali dan 21 gelar untuk Grammy Awards.  

Film Schindler’s List sendiri dirilis tahun 1993. Latar waktu dari film ini menceritakan kisah kekejian Nazi di Polandia pada masa Holocaust. Judulnya merujuk kepada daftar nama dari 1.100 orang Yahudi yang dipekerjakan oleh seorang darmawan bernama Oskar Schindler dipabriknya untuk menghindari genosida yang dilakukan pasukan Nazi. Alur cerita film ini didasarkan dari alur novel klasik berjudul Schindler’s Ark karya Thomas Kelly. Film yang dibintangi oleh aktor Liam Neeson ini mendapatkan banyak penghargaan, bahkan dinobatkan sebagai film terbaik sepanjang masa.

Berikut adalah 20 musik film teratas pada Classic FM Movie Musik Hall of Fame 2020:

1. Schindler’s List – John Williams
2. The Lord Of The Rings – Howard Shore
3. Gladiator – Hans Zimmer
4. Out Of Africa – John Barry
5. Dances With Wolves – John Barry
6. The Mission – Ennio Morricone
7. Star Wars – John Williams
8. Chariots Of Fire – Vangelis
9. The Good, The Bad And The Ugly – Ennio Morricone
10. Jurassic Park – John Williams
11. Doctor Zhivago – Maurice Jarre
12. Cinema Paradiso – Ennio Morricone
13. Ladies In Lavender – Nigel Hess
14. Harry Potter And The Philosopher’s Stone – John Williams
15. ET The Extra-Terrestrial – John Williams
16. The Magnificent Seven – Elmer Bernstein
17. 633 Squadron – Ron Goodwin
18. Amelie – Yann Tiersen
19. Blade Runner – Vangelis
20. Braveheart – James HornerA

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Berbagai Sumber

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading