Saturday Night Karaoke Gubah Lagu Band Jepang

Di dunia musik, banyak musisi yang tahu betul bagaimana caranya bersenang-senang. Entah bagaimana bentuknya, yang penting mereka mengekspresikan kecintaan mereka terhadap apa yang mereka jalankan adalah hal yang wajib dilakukan. Salah duanya adalah tentu saja dengan membuat karya, dan tampil maksimal di atas panggung. Oh ya, tak lupa untuk berjejaring dengan banyak orang, agar apa yang dibuat bisa menyebar luas ke berbagai sudut. Sepertinya hal ini sangat lekat sekali dengan Saturday Night Karaoke. Mereka tahu betul bagaimana dunia musik tidak seputar kesenangan semata, tapi juga mereka sangat mengerti bagaimana merayakan kesenangan itu bersama siapa pun. Seperti yang sudah disebutkan tadi, berjejaring adalah sesuatu yang wajib, apalagi bila lintas negara. SNK memanfaatkan jaringan baik milik mereka dengan cara memainkan kembali satu hal yang sama-sama disukai, yaitu musik punk. Yap, mereka mengaransemen kembali lagu milik band legendaris pop punk asal Jepang, Piggies. 

Nama band ini mungkin agak asing bagi yang jarang mendengarkan wilayah musik bagian po punk, tapi lain cerita dengan yang suka mengulik kancah pop punk, terkhusus di Jepang. Pasti mereka sangat hafal betul dengan nama Piggies. Pertemanan antara dua band ini bisa dibilang dekat dan erat, dari jaringan ini pun menghasilkan sebuah single baru Saturday Night Karaoke yang berjudul “Honey Bunch”. Lagu ini sendiri sebenarnya merupakan lagu dari band pop punk legendaris asal kota Kobe di Jepang. Lagu “Honey Bunch” ini sebenarnya juga turut dibuat oleh Prabu setelah sebelumnya diminta sendiri oleh Tetsuro Koda (Piggies). Saat itu Koda meminta Prabu menulis lirik untuk lagu tersebut karena Koda merasa lirik karangannya jelek.

“Kalau lirik aslinya mah cheesy abis sih wkwk lagu cinta standar ala pubertas. Kalau yang ditulis ulang sama urang, jadinya lagu endless love sejak jaman sekolah sampe umur sekarang, anjay,” ujar Prabu.

Pertemanan Saturday Night Karakoke dengan Piggies begitu sederhana, berawal dari apresiasi terhadap satu sama lain. Prabu sendiri mengaku jika dirinya sudah menyukai Piggies yang berdiri tahun 1997 ini sejak sepuluh tahun lalu. Dirinya mulai menyapa mereka pertama kali ketika Piggies mulai pertama kali bikin akun twitter.

“Soalnya aing kan sering seliweran di akun anak-anak sana pak (band-band pop punk Jepang maksudnya). Terus si Asuka (drummer&vokalis) email aing duluan bilang suka musik SNK. Dari situ deh bisa kenalan ama personil lainnya,” ungkap Prabu.

Tak ada yang menyangka juga jika dari pertemanan ini turut membuat Saturday Night Karaoke bisa manggung di Jepang, tahun 2019 lalu. Ketika mereka bermain di kota Kobe, tiba-tiba Piggies memutuskan untuk reuni manggung bareng Saturday Night Karaoke setelah vakum selama sepuluh tahun lebih!

“Ini gak nyangka dah, ini gila sih, karena mereka band senior dan keren, dan mau manggung bareng kami,” kata Prabu yang kebetulan bisa berbahasa Jepang.

Pendengar Saturday Night Karaoke memang tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Jepang, Eropa, dan US (di mana album mereka baru saja dirilis di wilayah tersebut). Mulai dari saat Fat Mike memuji lagu Bertemu milik Saturday Night Karaoke yang diputarnya saat posting video yang memperlihatkan dia sedang bermain sepeda, album Professional Goofballs akhirnya dirilis di Amerika Serikat, hingga persahabatan dengan Piggies.

Honey Bunch adalah salah satu hal menyenangkan yang dihadirkan Saturday Night Karaoke atas pertemanan dengan Piggies. Kini sudah bisa didengarkan di berbagai kanal musik dan di bandcamp Saturday Night Karaoke.  “Coba deh dengerin versi Piggies juga, sambil dengerin versi kami yang sudah bisa didengar mana aja dah, dengerin dah, mereka band keren hahaha,” ujar Prabu. 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Saturday Night Karaoke

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading