Sajama Cut Balik Lagi dengan Single Kedua di Tahun Ini

Bulan Maret yang lewat ditandai sebagai kembalinya sosok Sajama Cut ke kancah musik Indonesia setelah hampir 3 tahun lamanya hiatus dan tak memproduksi apa-apa. Momen itu pun dimanfaatkan oleh mereka dengan merilis single perdana berbahasa Indonesia yang berjudul “Kesadaran/ Pemberian Dana/ Gempa Bumi/ Panasea”. Butuh waktu yang sangat lama bagi mereka untuk mengeluarkan single ini bila dihitung dari terakhir kali mereka merilis album Hobgoblin pada 2015 silam.

Kini, band indie rock veteran ini hadir lagi dengan merilis satu single anyar yang berjudul “Adegan Ranjang 1981 1982” pada Jumat 22 Mei kemarin di bawah naungan label independen ternama Orange Cliff Records asal Bandung. Untuk versi digital, single ini telah hadir di berbagai layanan musik dalam jaringan seperti, Spotify, Apple Music, Deezer, serta YouTube dan Bandcamp. Sedangkan untuk rilisan fisiknya, Orange Cliff selaku label yang menaungi menurut rencana akan merilisnya dalam bentuk kaset dan akan dikeluarkan pada awal bulan Juni mendatang melalui situs resmi dan media sosial mereka.

 

 

Selain itu, dalam rencananya, mereka juga akan merilis sebuah videoklip dari single ini, dan akan mengudara tidak lama dari waktu perilisan versi digitalnya. Video ini sendiri akan disutradarai oleh Robby Wahyudi Onggo dan Marcel Thee, untuk urusan visual sampul, mereka mempercayakan pengerjaannya ke sebuah studio desain bernama Table Six. Menurut Marcel Thee selaku leader dari Sajama Cut, single terbaru ini merupakan “lagu cinta versi Sajama Cut” yang ia tulis mengenai istrinya.

“Banyak lagu cinta yang bagi gue terasa terlalu enteng karena mengedepankan romantisasi gelora asmara di masa awal jatuh hati, atau dramatisasi sakit hati pada akhir hubungan. Gairah dan fantasi percintaan mungkin menarik untuk sekilas didengar, tapi gue lebih tertarik mendengar kisah cinta yang berfokus pada komitmen dalam keseharian yang normal dan ‘dewasa’. Gue merayakan kegilaan yang bisa gue alami terus bersama teman baik hidup gue. Buat gue gak ada yang lebih sempurna daripada hidup dengan orang dimana kita bisa 100% menjadi diri sendiri dan bego-begoan dan bahagia bersama.” Jelas Marcel.

Secara lirikal, unsur playful dan sarkastik juga ada di “Adegan Ranjang 1981 1982”. Lagu dengan melodi yang catchy dan mudah dicerna, serta lirik yang abstrak namun menggugah – sebuah ciri yang mengingatkan fans pada The Osaka Journals (2005), album kedua Sajama Cut yang banyak dipuja khalayak musik lokal. Band ini banyak dikenal orang berkat ide-ide jenius nan kreatif yang kerap kali dikolaborasikan bersama para seniman kontemporer. Hal itu bisa dilihat dari album Hobgoblin yang di dalamnya terdapat berbagai visual dari 20 kolaborator.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Orange Cliff Records

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading