Potret Keseruan Rubah Di Selatan Live In Korea

“Anthera” adalah nama yang dipilih oleh Rubah Di Selatan untuk album perdananya. Sejak dirilis di tanggal 1 Februari 2019, berbagai usaha untuk memperkenalkan paket karya tersebut kepada khalayak ramai sudah dilancarkan, salah satunya adalah dengan melakukan sebuah perjalanan konser bernama Anthera Tour Part 1 ke berbagai titik di Indonesia. Pada bulan September 2019 lalu, mereka pun bertindak lebih jauh lagi dengan menjalankan sebuah tur hasil kolaborasi bersama Siasat Trafficking.

Atas dasar semangat yang serupa, yaitu agar Anthera dapat mencakup pendengar lebih banyak, maka di bulan September lalu Rubah Di Selatan bertindak lebih jauh lagi dengan mengadakan perjalanan ke Korea Selatan bertajuk “Rubah Di Selatan Live In Korea” dalam rangka menghadiri perhelatan bergengsi bernama Zandari Festa.

Zandari Festa sendiri merupakan festival tahunan dengan misi membangun koneksi antar pelaku, penikmat, penggiat, serta lingkaran-lingkaran lain yang berhubungan dengan musik, agar dapat saling bertemu, bertukar gagasan, dan bertukar informasi.

Selain merasakan panggung utama dari Zandari Festa pada tanggal 29 September 2019, kawanan Mallindazky (vokal), Gilang Pultn (gitar), Yayan Padz (keyboard), dan Ronie Udara (etnik perkusi) tersebut juga melangsungkan agenda workshop dan conference.

Zandari Festa bukanlah pengalaman pertama Rubah Di Selatan dalam menginjak panggung internasional. Sebelumnya, mereka sudah pernah menjajal perjalanan konser ke 4 negara di benua Eropa pada tahun 2018 silam sebagai pemenang dari program Siasat Trafficking.

Bagaimana keseruan perjalanan Rubah Di Selatan di Negeri Gingseng tersebut? Berikut ini adalah beberapa hasil dokumentasinya:

rubah di selatan dengan orang korea

poster rubah di selatan

Teks: Rizky Firmansyah
Visual: Arsip Rubah Di Selatan

Mari Rayakan Akhir Pekan Di M Bloc Fest 2022

M Bloc Space merayakan ulang tahunnya yang ke-3 dengan membuat beragam keriaan: The Writers Festival (24 – 25 September), M Bloc Music Week (25 September – 2 Oktober), Pasar Wastra...

Keep Reading

Sad But True Menggurat Kisah Sedih

Kuartet Sad But True, unit heavy pop-punk, kini solid digawangi oleh Anisham (vokal), Hery (Gitar), Ryan Fakk (Bass), dan Kicot (Drum) tidak ingin berlama-lama untuk menjadi pasif. Langkah konkret yang...

Keep Reading

Persembahan Dhira Bongs Pasca Pandemi

Dhira Bongs, solois pop asal Bandung yang makin melebarkan gaung dengan merilis album studio baru bertajuk A Tiny Bit of Gold in The Dark Ocean. Album penuh ketiga setelah My...

Keep Reading

Kejutan Dari Bas Boi Yang Menggandeng Feel Koplo

Melangkah tanpa henti, Basboi kembali merilis materi yang sudah beberapa kali iya bawakan sebagai kejutan di konser-konsernya berjudul U DA BEST. Sebelumnya, solois ini sukses menggelar tur albumnya di enam...

Keep Reading