Ruang, Pesan Pengingat dari Agatha Pricilla

Solois pop asal Jakarta, Agatha Pricilla mempersembahkan sebuah pengingat hangat lewat single terbaru, “Ruang” pada Jumat (4/2) untuk seluruh pendengar agar terlepas dari keraguan dan prasangka yang memerangkap kepala.

“Gue ingin memotivasi dan coba membantu menyadarkan semua orang serta diri sendiri untuk bisa berbicara yang sejujurnya dalam penyelesaian masalah yang dihadapi. Jangan ragu mengutarakan sesuatu karena diam saja tidak menyelesaikan keresahan yang ada di pikiran kita. Diam dan larut dalam overthink, membuat segala hal terasa lebih berat berkali-kali lipat. Penyelesaian setiap masalah bisa lebih mudah kalau kita bisa menyampaikan segala sesuatu dengan sejujur-jujurnya,” buka Pricilla tentang pesan utama dari lagu terbarunya.

Sejak pertama hadir dengan karya solonya pada 2019 lalu, Pricilla terus memperlihatkan kualitasnya sebagai penyanyi dan penulis lagu ragam pop yang apik. Meskipun warna pop soul dan pop R&B cukup kental melekat di karya-karya awalnya, sejumlah nomor pop urban dan pop ballad juga telah berhasil Pricilla sajikan sama baiknya. Inilah yang kini kembali ia buktikan dalam “Ruang”. Sebuah nomor pop ballad bernuansa folk dengan topping soft rock yang bersanding serasi dengan suara Pricilla yang lembut namun lugas kata demi katanya.

Pada “Ruang”, Pricilla masih menggandeng produser tandemnya Rayhan Noor untuk menggarap musik dan produksi dari lagu yang telah ia tulis itu. Pricilla menjelaskan jika aransemen dan arahan musik “Ruang” adalah apa yang ia rasa cocok dan dibutuhkan untuk memperkuat perasaan serta pesan yang ingin ia sampaikan.

“Gue membutuhkan musik yang bisa memberikan perasaan revelation. Gue merasa arahan musik seperti ini paling pas untuk menemani pesan yang ingin gue sampaikan. Gue butuh kesan revelation tadi dan di sini ada eskalasi yang terbangun dari verse pertama sampai ending yang bisa dirasakan; verse pertama gue cerita dulu kondisinya seperti apa, hingga berakhir di puncaknya di mana gue mau menegaskan kembali apa inti dari lagu ini,” jelas Pricilla lagi.

Lebih lanjut Pricilla juga mengungkapkan jika dalam proses penulisannya “Ruang” adalah lagu yang ia rasa paling organik dibandingkan lagu-lagunya yang lain. “Karena biasanya kalau nulis lagu gue pasti punya lagu referensi yang gue dengerin terus, lalu gue coba bikin lagu yang formatnya mirip lagu tersebut. Nah, lagu ini mulainya benar-benar dari notasi spontan yang gue rekam di voicenote handphone, baru kemudian gue bikin liriknya.”

Tidak butuh waktu lama pula bagi Rayhan Noor untuk menerjemahkan dan memoles bentuk dasar lagu Pricilla menjadi aransemen yang efektif. “Dari voicenote itu baru gue kasih dengar ke Rayhan sang pak produser. Karena sebelumnya kita sudah pernah kerja bareng, jadi dia langsung tahu pilihan chord yang gue suka dan bayangkan itu seperti apa dan semua prosesnya hanya berlangsung kurang dari 2 minggu saja,” Pricilla kembali melanjutkan.

Ditulis bersama sahabatnya, Salma Chetizsa, “Ruang” juga menjadi lagu kedua Pricilla dalam bahasa Indonesia. Pemilihan lirik bahasa Indonesia ini menurut Pricilla semata-mata karena pentingnya arti yang dimiliki lagu ini.

“Lagu ini adalah lagu yang gue tulis berdasarkan apa yang benar-benar baru saja terjadi, berdasarkan pengalaman pribadi yang dampaknya cukup membekas di gue, dan juga masih sering dialami oleh orang-orang di sekitar gue dan gue sendiri. Jadi gue pengen lagu ini bisa dekat dengan semua orang.” tutup Pricilla.

“Ruang” diproyeksikan sebagai pembuka menuju album penuh perdana Agatha Pricilla, sebuah kumpulan lagu yang terinspirasi dari nasihat-nasihat ibunda Pricilla yang akan dirilis 2023 mendatang.

Setelah dikenal sebagai anggota grup BLINK di awal karirnya, saat ini Agatha Pricilla berfokus merilis karya solonya di bawah Sun Eater dan telah merilis beberapa single seperti “Desire”, “Chimera”, dan yang terbaru “Esok Siapa Tau” pada September lalu.

Visual: Arsip dari Sun Eater

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading