Romansa Tanpa Aksi ala Purpla

Siapa sih hari ini yang nggak pernah datang ke konser musik. Pasti pernah semuanya. Tentu banyak cerita menarik di balik hingar bingar lampu pertunjukan musik. Tak terkecuali cerita dalam romansa percintaan, tak jarang para pengunjung itu pulang dengan menggandeng pasangan, namun tak sedikit juga yang berakhir hanya dengan angan-angan karena tak sampai hati berani mengajak kenalan seorang perempuan. Melihat fenomena romansa tanpa aksi itu, Purpla cukup mengerti apa yang dirasakan mereka dan menuangkannya ke dalam sebuah lagu berjudul ‘Bunga di Kebisingan’.

Setelah sukses melepas lagu tunggal ‘Ayolah…!’ yang syarat akan suasana rumput hijau lapangan sepak bola pada Juli lalu, kuartet alternatif/brit-rock yang diisi oleh Danar Astohari (vokal), Dewandra Danishwara (gitar/keys), Bayu Malindo (bass) dan Dioma Asatsuku (drum), pada Jum’at (13/11) kemarin kembali melepas single berjudul ‘Bunga di Kebisingan’. Secara garis besar lagu ini bercerita tentang seseorang yang tidak sengaja melihat sesosok orang tidak dikenal yang menurutnya berparas menarik di tengah keramaian (khususnya di acara musik) namun tidak bisa berbuat apa-apa karena ada banyak pertimbangan pada dirinya yang dapat membuat “celaka” dan pada akhirnya hanya bisa pasrah untuk ada di momen tersebut.

“Melihat sesosok makhluk menarik di keramaian seperti konser atau tempat umum lainnya pastilah sudah menjadi hal yang sangat lumrah, yang menjadi menarik adalah terus action kita apa? Mungkin ada yang bodo amat, ada yang pura-pura ga liat, ada yang diem-diem berharap, ada yang memberanikan diri coba kenalan, yang dari cerita orang-orang sekitar juga sih ada yang endingnya happy walaupun banyak yang zonk.. Haha! Tapi di lagu ‘Bunga di Kebisingan’ ini lebih menceritakan momen ketidakberanian seseorang sehingga akhirnya action yang dilakukan adalah nihil. Apakah itu salah? Menurut gue engga juga, setiap orang punya takaran risikonya masing-masing, apalagi sampai jatuh cinta dengan orang asing di tempat umum.” kata Danishwara.

Dari sisi aransemen, ‘Bunga di Kebisingan’ menampilkan musik brit-rock/pop dan mencampurkannya dengan tema musik teater Broadway yang sarat dengan dominasi gitar dan suara terompet yang cukup membuat kesan megah tersediri. Dari segi produksi ‘Bunga di Kebisingan’ dibantu pula oleh pentolan The Adams dan Morfem, Pandu Fuzztoni, yang mengurusi proses rekaman sampai dengan proses mixing. Sedangkan untuk mastering diselesaikan oleh Steve Corrao (Sage Audio) yang berbasis di Nashville, Amerika Serikat. Di departemen visual, artwork dikerjakan oleh Iqbal Mawardi dari Studio Teras Belakang. Rencananya single ini juga akan jadi salah satu nomor di album perdana Purpla yang rencananya akan dilepas pada awal tahun 2021 mendatang.

Sedangkan pada 23 Oktober lalu, Purpla melepas video musik untuk single ‘Ayolah..!’. pada klip teranyarnya tersebut, band yang berbasis di Jakarta ini mengemas videonya ke dalam format vertikal atau portrait yang mana memang didesain untuk pengalaman lebih saat menonton bola di stadion dan merekamnya menggunakan smartphone. Dalam penulisan lirik, ‘Ayolah…!’ mencoba memberikan energi untuk tetap semangat dalam menghadapi tantangan, dengan potongan lirik “Lekas berdiri, jangan biarkan dirimu tersungkur di tanah..” yang tentu energi dari lirik tersebut bisa diterapkan baik di sepak bola maupun kehidupan sehari-hari.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Purpla

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading