Rock for Hope, Kolaborasi Musisi Galang Dana Penanggulangan Covid-19

Selain tindakan prevensi, hal penting yang bisa dilakukan dalam kondisi pandemi adalah berusaha membantu sesama, sekecil apapun dan bagaimana pun caranya. Itu pula yang dilakukan oleh sekelompok musisi yang bergerak dengan nama Rock for Hope. Bekerjasama dengan Partners in Health, gerakan sosial kemanusiaan itu berusaha menggalang dana untuk membantu usaha penanganan CoViD-19 di seluruh dunia.

Inisiatif Rock for Hope itu diwujudkan dalam sebuah kolaborasi musik untuk lagu “I Believe in Miracles” yang dipopulerkan oleh grup punk rock legendaris asal New York, Ramones, dari album mereka Brain Drain (1989). Yang terlibat pun bukan sembarang, Justin Hawkins (The Darkness), Frank Iero (My Chemical Romance), Boris Pelekh (Gogol Bordello, Hey Guy), Frank Turner, Walter Schreifels (Gorilla Biscuits, Quicksand, Youth of Today, Rival School, CIV), Eugene Hutz (Gogol Bordello), Brett Anderson (The Donnas), Nathen Maxwell (Flogging Molly, The Bunny Gang), Tom Higgenson (Plain White T’s), Roy Cardenas (Mutemath), dan Michael Miley (Rival Sons).

 

 

Ide awalnya sendiri muncul dari gitaris Gogol Bordello, Boris Pelekh. Dirinya terpantik untuk mengorganisir Rock for Hope karena terinspirasi ibunya yang bekerja sebagai staf perawat di sebuah rumah sakit di daerah Queens di New York. “Rumah sakitnya menjadi pusat hotspot pandemi sekitar akhir Maret 2020, dan unit tempatnya bekerja digunakan kembali untuk pasien COVID-19,” jelas Pelekh dilansir dari Loudwire.

 

 

Cerita dan laporan dari ibunya membuat Pelekh yang menjalani swakaratina gelisah bila tidak melakukan sesuatu untuk mencoba membantu. “Saya memutuskan untuk mengajak sekelompok teman dari band rock dan punk rock lainnya untuk berkumpul secara virtual, dan membuat versi multimedia lagu punk rock yang penuh harapan dan antemik. Saya ingin membangkitkan semangat orang dan membantu mendanai organisasi amal yang berurusan dengan COVID-19.” Terang Pelekh.

 

 

Salah satu titik fokusnya adalah bantuan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan medis lainnya, karena menurut Pelekh, ibunya yang perawat kerap mengeluh akan kurangnya APD di rumah sakit. “Saya mencari organisasi amal yang secara khusus mendanai APD dan peralatan medis lainnya untuk petugas kesehatan. Saya menemukan Partners In Health yang sangat sesuai dengan tujuan dan bekerja di tingkat internasional,” papar Pelekh.

 

 

Dengan lagu “I Believe in Miracles” dari Ramones sebagai ujung tombak kampanye, Rock for Hope lewat GoFundMe berusaha mengumpulkan USD 20.000 untuk Partners In Health. Tergetar hendak ikut menyumbang? Simak dulu video kolaborasinya.

 

 

Teks: Farid Amriansyah
Visual: Arsip Rock for Hope

Sad But True Menggurat Kisah Sedih

Kuartet Sad But True, unit heavy pop-punk, kini solid digawangi oleh Anisham (vokal), Hery (Gitar), Ryan Fakk (Bass), dan Kicot (Drum) tidak ingin berlama-lama untuk menjadi pasif. Langkah konkret yang...

Keep Reading

Persembahan Dhira Bongs Pasca Pandemi

Dhira Bongs, solois pop asal Bandung yang makin melebarkan gaung dengan merilis album studio baru bertajuk A Tiny Bit of Gold in The Dark Ocean. Album penuh ketiga setelah My...

Keep Reading

Kejutan Dari Bas Boi Yang Menggandeng Feel Koplo

Melangkah tanpa henti, Basboi kembali merilis materi yang sudah beberapa kali iya bawakan sebagai kejutan di konser-konsernya berjudul U DA BEST. Sebelumnya, solois ini sukses menggelar tur albumnya di enam...

Keep Reading

Merekam Dinamika Perjalanan Hidup

The Skuy memutuskan untuk terus berproses. Setelah sebelmunya sudah merilis dua single berjudul “Pak Budi” dan “Senandung” akhirnya The Skuy mengeluarkan debut albumnya dengan tajuk “SALINDIA”. Nama tersebut adalah sebuah...

Keep Reading