Ritual Penolak Bala oleh t o d dalam Single ‘Songkabala’

Theory Of Discoustic atau t o d adalah kelompok musik dari kota Makasar yang digawangi oleh Ade, Dian Mega, Fadly FM, Anca Kurrek, Nugraha, dan Reza Eném. t o d yang menampilkan musiknya secara elektronik dengan nuansa musik progresif folk dan indie rock, dengan mengusung berbagai peristiwa sejarah, tradisi, mitos, dan kepercayaan khususnya di Sulawesi selatan sebagai muatan dalam lirik yang diciptakan di setiap karya t o d. Berjarak lebih dari album ‘La Marupe’’ yang dirilis pada bulan Februari tahun 2018 lalu, dan kini t o d memperkenalkan ingle terbaru mereka yang berjudul ‘Songkabala’.

Theory Of Discoustic atau t o d telah berhasil merilis satu albuh penuh dan dua mini album sebelumnya, dan masih dengan mengusung berbagai peristiwa sejarah, tradisi, mitos dan kepercayaan yang khususnya berasal dari Sulawesi Selatan, Single terbaru mereka ‘Songkabala’ seakan menegaskan hal tersebut, kali ini  mereka membahas ritual Songkabala yang merupakan salah satu ritual penolak bala di Indonesia  yang biasa ditemukan di wilayah Takalar dan Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Songkabala hanyalah salah satu di antara kekayaan dan keragaman  itu yang tersebar di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, khususnya wilayah Takalar dan  Jeneponto. Pada setiap tradisi atau ritual yang dikerjakan selalu ada nilai kerja bersama atau gotong royong, rasa persaudaraan, dan juga bersifat sebagai praktek seni.

 

t o d coba mengamplifikasi ritual penolak bencana ini kedalam single yang dirasa relevan dengan  situasi sekarang ini. t o d menghimpun ritual tersebut ke dalam tiga babak/bagian, baik secara lagu  maupun lirik. “Songkabala”-nya t o d adalah hasil dari peleburan musik bercorak Sulawesi Selatan melalui kugiran bersama paduan instrumen lainnya dengan vokal masygul yang menonjolkan  dinamika baroque pop yang membuat lagu ini punya daya jelajah sebagai orkestra yang  menyentuh peristiwa kolosal secara sederhana.

‘Songkabala’ dirilis secara digital pada 16 Mei 2021. Rilisnya single tersebut juga menandai  migrasi digital diskografi t o d yang sebelumnya ada di Soundcloud berpindah ke Spotify dan  Bandcamp. Selain itu, t o d juga sedang menyiapkan La Marupe’ dalam bentuk piringan hitam 12  inch yang akan dirilis oleh salah satu label dari Singapura, “Songkabala” akan tersedia dalam  bentuk fisik pada rilisan tersebut sebagai bonus trek.

 

Teks: Reza Raditya

Visual: Arsip dari t o d

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading