Pengalaman adalah senjata terbaik untuk berkarya, apalagi dari ranah pribadi. Seperti kebanyakan musisi, Syuthay asal Medan pun mengamini hal tersebut. Berlatar belakang pengalaman dari dua personilnya, mereka kembali merilis single baru. Judulnya adalah “Pers”. Bukan tanpa alasan single tersebut mengambil judul itu, menurut mereka kehidupan seorang jurnalis adalah hal yang sangat berharga dan patut untuk diberi apresiasi.

Ditambah, dua dari personil mereka pernah hidup dan menjajal dunia jurnalistik. Bahkan salah satunya masih aktif dan terus menulis hingga saat ini. Melalui pengalaman dari keduanya lah, single ini lahir.

“Single ini bercerita tentang bagaimana hidup seorang jurnalis dalam menguak berita, menyebarkan sebuah kebenaran demi kepentingan orang banyak. Tak ada kata takut, dengan sikap mandiri, tanpa kompromi, bersenjata kertas dan pena serta tanpa perlindungan adalah hidup yang patut di apresiasi.” Jelas mereka.

Jurnalis di negeri ini memang punya segudang cerita, masing-masing punya perspektif tersendiri mengenai peran yang mereka jalani. Lalu, tak luput juga mereka sering menukarkan diri demi kebenaran yang harus diungkap, menjadi tameng yang bisa saja tembus dan berakhir dengan hilangnya sosok mereka. Bagi Syuthay, jurnalis adalah pahlawan yang harus diberi perlindungan lebih, demi suatu kebenaran yang harus diungkap.

Single ini sendiri telah dirilis pada 9 Februari kemarin, di mana tanggal tersebut selalu dirayakan sebagai hari pers nasional. Tidak seperti single-single yang terlebih dulu telah dirilis, untuk “Pers” mereka merilisnya dalam bentuk video musik. Pengerjaannya pun dilakukan secara kolektif, dimana dalam pengerjaanya mereka dibantu oleh beberapa kerabat yang secara sukarela merangkai jalan cerita untuk single ini. Untuk sutradara, Yora Rizky dipercaya memegang peran ini. Untuk pengambilan gambar oleh Zoel, serta diedit oleh Gifary Setyo. 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Syuthay