Penggalan Cerita dari The Dare

Keindahan Lombok memang tak bisa dipungkiri lagi, terlebih dari sana hadir sebuah band bernama The Dare. Mereka adalah Riri ( Vokal gitar ) , Desita ( Drum ) , Meigaali ( Bass ) dan Yollanang ( Gitar ). Untuk sebuah band, mereka terbilang masih sangat muda, terbentuk pada Februari 2018 silam, dalam masa itu mereka telah merilis debut mini album yang diberi judul “Inthrovvert”.

Setelah merilis debut EP “ Inthrovvvert “ dalam bentuk keping CD, kemudian di rilis kembali dalam bentuk kaset oleh Tromagnon Records (Bogor) serta melakukan rangkaian tur 3 kali dalam agenda Gelombang Cinta Mini Tour (Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa timur dan Bali) di rentang tahun 2018 hingga 2019. Kini mereka kembali lagi, bukan album yang mereka rilis. Tapi sebuah single dan video musik dari lagu “7.0“.

Lagu yang digadang-gadangkan sebagai pemanas untuk debut album penuh ini bercerita tentang kejadian saat gempa yang menimpa Lombok pada tahun 2018 silam. Angka 7,0 merupakan angka yang menunjukkan kekuatan gempa pada saat itu. “7.0” adalah apa yang mereka dan orang-orang sana rasakan, saat itu kepanikan terpampang nyata di hadapan mereka. Akal pikiran dan tak memiliki arah untuk berbuat apa adalah dampak yang dihasilkan atas kejadian tersebut.Lagu ini di tulis dari tahun 2018 dan sering di bawakan live dari awal Gelombang Cinta Mini Tour Vol.1-Vol.3.

Pada video musik “7.0” ini, The Dare memvisualisasikan situasi saat gempa dengan sudut pandang yang berbeda, dengan analogi yang berbeda, tanpa harus menggambarkan situasi yang sebenarnya saat gempa tersebut. Video ini diarahkan langsung oleh Hiroshiyoka, yang juga  menggarap Artwork untuk single “7.0” ini. Project ini merupakan proyek jarak jauh yang akhirnya terealisasikan, karena Hiroshiyoka dan The Dare di Lombok dan perlu waktu 2 bulan penuh dalam pengerjaan dari proses konsep hingga selesai. Lirik “7.0” ini di tulis oleh Desita, untuk musik diciptakan oleh The Dare. Untuk mixing dan mastering digarap oleh Ferdi Soewandi, Kemal Anarki dan direkam di FXS Records Studio.

Selamat menikmati Single dan Music Video “7.0“ yang sudah tersedia di berbagai layanan musik digital dan juga Youtube. Untuk  album penuh perdana mereka, menurut rencana akan dirilis pertengahan tahun 2020 melalui Darelink Records. Mari kita tunggu dan nikmati lagu “7.0”.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip The Dare

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading