Renungan dari Payung Teduh untuk yang Terdampak Wabah

Sekarang ini banyak yang coba beradaptasi untuk bisa tetap beraktivitas. Yang paling penting lagi, segala aktivitas tersebut haruslah yang bersifat positif, agar pikiran juga kita bisa segar selalu. Dampak yang ditimbulkan wabah pun sangat mempengaruhi banyak sekali sektor yang penting, termasuk individu. Atas dasar kejadian-kejadian yang terjadi itulah Payung Teduh merasa harus memberikan respon tentang hal ini.

Kata respon di sini adalah satu kata yang tepat untuk mewakili gerakan yang dilakukan oleh Payung Teduh lewat penciptaan serta perilisan single terbarunya yang berjudul “Renung”. Setidaknya, lagu ini adalah sebuah ajakan Payung Teduh pada orang-orang yang mendengarkan untuk kembali merenung dan memaknai apa yang telah terjadi. Mulai dari sulitnya merasakan kembali kebersamaan, karantina yang menjauhkan setiap insan di dunia, dan masih banyak lagi lainnya. Hal itulah yang ingin dituangkan oleh Payung Teduh lewat lagu baru ini.

Baru saja dirilis di berbagai layanan musik dalam jaringan, lagu “Renung” sengaja diaransemen dengan sangat sederhana sehingga makna yang ingin diutarakan bisa tersampaikan kepada pendengarnya. Selain itu, lagu yang direkam sebelum PSBB diberlakukan ini menjadi harapan Payung Teduh agar wabah ini segera berakhir, dan akhirnya kita bisa bersama lagi seperti sedia kala.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Payung Teduh

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading