Refleksi Diri dan Semarak Kolaborasi di Album Baru Iwan Fals

“Aku adalah kesadaran yang berkelindan dengan kesadaran-kesadaran yang lain.. Beresonansi menciptakan gelombang-gelombang yang menghidupkan hidup” Begitulah penggalan lirik di lagu pembuka bertajuk “Pun”.

Siapa yang tak kenal dengan legenda hidup yang satu ini. Lewat musiknya ia telah banyak menyentuh hati para pendengarnya. Lewat musik pula ia telah berhasil menerjemahkan berbagai macam warna di kehidupan manusia. Yups, ia adalah Iwan Fals. Baru-baru ini ‘Dewa dari Leuwinanggung’ itu telah mengobati rasa rindu para penggemar setianya dengan merilis album ke-42 yang bertajuk Pun Aku. Album ini juga dirilis bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-60 pada tanggal 3 September 2021.

Menariknya, album berisi 12 lagu dengan total durasi putar 55 menit ini telah melibatkan sejumlah musisi lintas generasi yang memberi warna berbeda dan menambah semarak album Pun Aku. Dalam album ini Iwan Fals menampilkan berbagai nama-nama musisi muda Tanah Air, seperti Danilla, Nadin Amizah, NonaRia, Sandrayati Fay dan Rara Sekar. Selain itu, secara khusus ada penampilan dari Maizura, Zara Leola, Shakira Jasmine, Regina Poetiray, Difki Khalif, Rheno Poetiray dan Stevan Pasaribu. Mereka menjadi penyanyi latar di lagu Kabar Aroma Tanah.

Dalam album ini juga terdapat dua single yang telah dirilis sebelumnya oleh salah satu legenda musik Indonesia ini, yaitu 16/01 yang ditulis dan berkolaborasi bersama Sandrayati Fay serta Merah Putih yang diluncurkan sebagai kado personal dari Iwan Fals untuk Kemerdekaan Indonesia ke-76 beberapa minggu yang lalu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Virgiawan Listanto (@iwanfals)

Setelah bertahun-tahun menulis lagu tentang tokoh-tokoh besar, dan anaknya sendiri, kini Iwan Fals menuturkan bahwa Album “Pun Aku” ini merupakan refleksi akan dirinya, sebuah respons dan buah pemikiran pada dunia yang dijalani.

“Saya sudah banyak menulis lagu tentang orang seperti Bento, Si Budi, dan Oemar Bakri. Lantas untuk keluarga menulis lagu tentang Galang Rambu Anarki, Cikal, Raya, Rosana atau tokoh besar seperti Willy, Bung Hatta dan banyak lagi. Mungkin saatnya saya menulis album untuk diri sendiri, jadilah album Pun Aku ini,” kata Iwan Fals saat konferensi pers

Iwan Fals juga menceritakan beberapa lagu yang terdapat di album barunya ini, salah satunya adalah lagu yang diciptakannya pada tahun 1995 mengenai anaknya Galang Rambu Anarki, serta lagu yang ia tulis saat ditetapkannya Presiden baru tahun 2014.

“Ada lagu Bunga Kayu dari tahun 1995 yang saya tulis saat gelisah menunggu Galang pulang ke rumah atau lagu Sebuah Genteng yang saya tulis tahun 2014 saat Presiden baru yang terpilih. Sisanya lagu-lagu baru tercipta di tahun 2020 dan ada beberapa dari penulis lagu lain,” ungkap Iwan

Album yang diawali dengan lagu “Pun” dan diakhiri dengan “Aku” ini sangat personal bagi Iwan Fals, dengan melibatkan sahabat serta kerabat dekat dalam pembuatannya. Seperti Rambu Cikal yang dipercayakan untuk produksi musik, dan Raya Rambu Rabbani putra bungsu dari Iwan Fals yang juga mengisi drum pada album ini. Sungguh album segar..

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip Iwan Fals

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading