Rasa Cinta yang Dituangkan Grainn di Dua Singlenya

Akhir tahun semakin di depan mata, ini aja udah November, bulan depan Desember. Benar-benar tahun yang tidak terasa perjalanannya. Padahal loh ya, kondisi ini harusnya dilalui dengan sangat berat. Tapi entah kenapa, semuanya berjalan cepat tanpa halangan. Yang berat sih tidak adanya konser kalau untuk mereka yang doyan dengan musik, tapi tak mengapa, lagi pandemi begini ada baiknya kita tidak egois. Syukurnya setiap hari banyak musisi-musisi baru yang terus bermunculan, karya-karyanya pun sangat enak untuk dinikmati. Ada yang memainkan bentuk lama, tapi juga banyak yang mencoba bereksperimen dengan mencampurkan banyak warna musik ke dalam karya mereka. Toh mendengarkan lagu sejatinya tidak penting untuk memperdebatkan jenis apa yang disuguhkan, asal nyaman untuk dinikmati, sikat aja.

Ngomong-ngomong soal musik, mungkin sampai saat ini masih ada yang berkiblat di Jakarta atau Bandung. Tidak salah, dan tidak benar juga sih. Kok gitu? Ya di zaman serba canggih seperti sekarang ini, semua hal bisa diakses. Tapi, dari semua hal itu, pasti kita butuh referensi juga. Oke, Bandung memang terkenal dengan musisi-musisi hebatnya yang tumpah ruah. Salah satu pendatang baru di kancah musik kota ini adalah Grainn. Band yang terbentuk di awal tahun 2020 ini kami dapuk sebagai band bagus yang cukup mewarnai kelamnya tahun sekarang. Kenapa? Ya bisa dibilang mereka menawarkan rasa yang tidak baru, tapi juga sekaligus unik di single-single yang sudah dirilsnya. Jika mendengarkan dengan seksama, mungkin kalian akan tertuju dengan satu band yang sudah lebih dulu ada. Tapi, pengalaman rasa yang mereka berikan ini sama sekali tidak membosankan. Takaran antara vokal, dan instrumennya sangat menyenangkan. Apalagi kalau berbicara soal tempo, band Grainn ini patut diacungi jempol.

Dalam pengkaryaan, mereka sudah merilis dua single, yang pertama diberi judul “Pitch Blue”. Dan yang belum lama ini dirilis adalah single bertajuk “Surreal“. Dari kedua lagu ini, tema besar yang ditonjolkan adalah soal cinta, sesuatu hal yang memang lekat sekali dengan kehidupan kita ya. Bila di “Pitch Blue” sang penulis lagu yang juga bertugas sebagai vokalis/bassist yaitu Michael Sippan bercerita tentang seseorang yang jatuh cinta teramat sangat, hingga membuat diri orang tersebut menjadi korban atas rasa optimisnya sendiri. Di lagu “Surreal”, Michael seperti menceritakan perjalanan rasa kagum dari orang yang ada di single pertama. Yang mana hal ini bisa didengarkan di beberapa penggalan lirik seperti, “This pure intention so real like all the poems”, “the fact is better than my dreams” hingga “Our hands touching and galaxies collide”. Bisa terbaca bukan, bagaimana besarnya rasa kagum orang tersebut terhadap pasangannya. Masih menyatukan cita rasa post-rock dengan beberapa bumbu shoegaze. Mereka berharap lagu ini bisa menjadi alternatif hiburan di tengah kondisi pandemi yang ada.

“Lagu ini ditulis oleh Michael sang vokalis juga bassist, Surreal bercerita tentang perasaan mengagumi yang teramat besar pada seseorang. Yang didalamnya berisi kata-kata pujian yang benar-benar nyata dan tulus yang kemudian dituangkan ke dalam lirik lagu. Lirik lagu Surreal akan terasa sangat dekat dengan orang-orang yang sedang dilanda jatuh cinta.” Tutur mereka.

Band yang terdiri dari Michael Sippan (Vokal dan Bass), Krisna Rinaldi (Gitar), Kevin Raf (Gitar) dan Muftie Rizki Pratama (Drum) ini ingin apa yang mereka mainkan bisa terus ada dan konsisten dalam menghibur pecinta musik di negeri ini -bahkan hingga internasional dengan terus bisa konsisten dalam berkarya membuat musik. Referensi mereka dalam bermusik tentu saja datang dari para pendahulu, seperti Slowdive, My Bloody Valentine, hingga The Smashing Pumpkins. Syukurnya, selama pandemi ini, mereka tidak terlalu diberatkan dengan kondisi yang ada dalam memproduksi materi-materi yang ada. Malahan dengan adanya pandemi ini, mereka bisa jadi lebih fokus dalam memproduksi musik

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Grainn

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading