Rangkuman Emosional In Inertia

Di dalam kondisi pandemi seperti ini, pastinya banyak manusia yang mulai menyerah dengan keadaan yang ada. Tapi, namanya hidup, pasti ada saja sesuatu hal yang unik untuk membuat banyak orang menjadi kembali semangat. Sebagai pengingat bahwa hidup masihlah berguna dan punya jalan panjang, Angular//Momentum Records dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah merilis debut EP terbaru dari ambient post-rock duo asal Jakarta, In Inertia, yang diberi judul “Efflorescence”. EP ini sendiri sudah bisa kalian nikmati di berbagai layanan musik dalam jaringan sejak bulan Desember 2020 kemarin.

“Efflorescence” menurut In Inertia sendiri adalah sebuah rangkuman yang cukup kompleks perihal perasaan emosional akan gambaran rasa hormat mereka terhadap ingatan masa lalu dan kehidupan yang ada di depan mata. Selain disusun sebagai monumen perasaan mereka untuk merayakan periode produktivitas terbesar setahun belakangan ini, melalui EP ini pun mereka ingin menyebarkan serta memberitahukan pesan-pesan yang berisikan perihal tiap hal kecil yang terjadi adalah seperti proses bertunas dan berkembangnya sebuah bunga; akan berakhir dengan indah. In Inertia menyampaikan pesan mereka melalui 6 trek ambient-post rock, yang menonjolkan konsistensi gaya musik mereka: menenangkan dan tenteram.

Berikut catatan makna tiap lagu dari mereka di EP tersebut:

1) Lost in Thoughts – Mengisyaratkan tentang kenangan yang mungkin menyakitkan atau justru menyenangkan, tapi hal tersebut yang membuat kehidupan semakin berbunga.

2) Finding Your Silver Lining – Bahkan peristiwa atau situasi terburuk pun memiliki beberapa aspek positif, In Inertia mengajak pendengar untuk menemukan poin positif tersebut.

3) White Lotus – Setelah menemukan “Silver Lining”, pendengar diajak untuk mencapai kedamaian. Teratai putih melambangkan kemurnian, kelahiran kembali, dan pencerahan spiritual.

4) Takao’s Smile – Lagu untuk Takaoyama (Kyoto), tempat favorit mereka untuk bermeditasi dan menenangkan pikiran.

5) An Unforeseen Utopia – Tentang hal kecil yang membuat orang bahagia, tetapi kebanyakan orang tidak pernah menyadarinya. In Inertia membangkitkannya melalui 4 menit 47 detik yang penuh harapan.

6) The Messenger – Kisah tentang Kitsune. Dalam mitologi Jepang, Kitsune adalah pelayan dan pembawa pesan terbaik Inari (Dewa Padi), Kitsune adalah wali, teman, kekasih, dan istri yang setia.

Tentu saja setiap pengkarya ingin apa-apa yang mereka buat memiliki nilai dan kenangan baik, serta merasakan damai di setiap nada yang dibuat. Sebagai perkenalan yang belum tahu siapa mereka, In Inertia adalah sebuah proyek musik yang berbasis di Jakarta, dan terdiri dari dua anggota yaitu Fitrah dan Utami. Membawakan sentuhan ambient, post-rock, dan suasana sinematik dalam setiap musiknya dan menghadirkan ketenangan dengan memadukan piano, synth atmosferik, dan gitar. In Inertia sendiri adalah artis pertama yang berteduh di bawah payung dari label Angular//Momentum Records dan diharapkan bisa membawa kesegaran pada kancah musik post-rock dan ambient di Indonesia. Sebelum EP Efflorescence, In Inertia telah merilis empat single (tetralogi) yang dapat didengarkan melalui platform digital.

“Efflorescence EP memberi warna baru bagi kancah musik Indonesia yang didominasi oleh lagu-lagu dengan vokal dan lirik. Kami yakin EP ini (dan semua musik In Inertia) dapat memberikan perasaan yang lebih tenang dan membangkitkan kenangan indah bagi siapa pun yang mendengarkannya. ” Ujar Guri, pendiri Angular // Momentum Records.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Angular // Momentum Records

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading