Ragam Nuansa Musik di Album Penuh Perdana IQIF

Setelah sempat tertunda selama satu tahun karena wabah Covid 19 yang sampai saat ini belum hilang sepenuhnya,  IQIF, solois asal Jakarta akhirnya melepas penuh album perdananya yang bertajuk #1 di bawah bendera label Vurplay. Sebelumnya ia sempat merilis beberapa nomor lagu diantaranya “Before It’s Too Late” dan “Burn Me Down” dibulan Maret 2020, “Twisted” dibulan Februari 2021 dan “Falling” dibulan Juli 2021.

Setidaknya ada 9 lagu yang tercantum dalam album ini, termasuk semua single yang sebelumnya telah dirilis, diantaranya Before It’s Too Late, Burn Me Down Falling, Faling, Humane ,Barely Make a Sound, Don’t Give A…, False Love, The Night, dan Twisted. Dari sisi musiknya sendiri, IQIF mencoba membaurkan beragam genre musik, dari musik rock, garage, elektronik sampai dengan hip hop maka materi yang dissajikan pun menarik dan terasa powerful.

“Gue yakin album ini akan terdengar powerful dan berwarna dan akan sangat layak untuk diantisipasi” jelas IQIF melalui siar pers.

Dari sisi lirik, album “#1” lebih banyak berisikan cerita pengalaman IQIF dalam melalui masa-masa pendewasaan; dalam percintaan, masa – masa quarter life crisis, dalam kegagalan, dalam merelakan dan berbagai lainnya.

“Album ini tidak hanya sebuah cerita tapi juga sebagai motivasi, sebagai statement, sebagai pengingat untuk semua orang agar dapat terus mengejar dan mencapai semua hal yang kalian percaya tanpa harus mengikuti “semua” hal yang orang lain katakan pada diri kalian” ungkap IQIF.

Sedangkan untuk produksinya sendiri, IQIF menggaet produser Adityar Andra yang sebelumnya sempat bekerja sama dengan deretan musisi independen tanah air, seperti Iga Masardi, Teddy Adhitya dan lain sebagainya.

“Secara musik, album ini ditulis sebagai powerful enforcement dengan elemen rock yang mampu memompa adrenalin pendengar; tapi juga dibungkus dengan melodi yang manis dan menawan dan dihiasi dengan sentuhan instrumen elektronik yang menghasilkan lagu-lagu yang menarik dan berbeda untuk semua pendengar” jelas IQIF.

Bersamaan dengan dirilisnya album, IQIF pun sekaligus melepas single bertajuk “Humane”, sebuah lagu mendorong pendengar untuk melakukan apapun yang bisa mereka lalukan dalam menghadapi ironi kehidupan yang dapat membuat mereka merasakan berbagai hal. Namun IQIF menjelaskan bahwa “sebuah hal yang wajar untuk merasakan sesuatu, untuk merasa sedih, merasa kecewa, atau bahkan merasa gelisah karena semua itu Manusiawi, begitulah cara kerja manusia dan dengan belajar merelakan mungkin adalah kuncinya. “Humane” mengingatkan pendengar bahwa mereka tidak sendiri dalam dunia ini, bahwa kita akan lebih kuat bila bersama.  Jika hal buruk menimpa mereka maka “Kami akan ada untuk anda”. #WeWillBeThereForYou akan menjadi kalimat yang dikampanyekan pada lagu ini.

Selain dirilis dalam format audio, nomor “Humame” pun bakal dikemas ke dalam format video musik yang rencananya akan dilepas pada 1 November mendatang.

Sebagai bocoran, video musiknya nanti adalah sebuah gambaran bagaimana Covid 19 membawa berbagai dampak negatif pada banyak orang diseluruh dunia, namun banyak pula orang-orang yang siap memberikan bantuan dan dukungan untuk mereka agar dapat meringankan beban mereka dan mereka tidak merasakan sendirian dalam kondisi ini.

Kini album #1 sudah bisa dinikmati diberbagai layanan pemutar musik digital. Selamat mendengarkan.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari IQIF

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading