Queen Tayangkan Gratis The Freddie Mercury Tribute Concert 1982

Upaya-upaya terus digalakkan guna membantu berbagai macam gerakan dalam melawan wabah CoVid-19. Salah satunya datang dari band legendaris, Queen. Dalam keterangannnya melalui Twitter resmi milik mereka, band ini akan menghadirkan rekaman dari video konser The Freddie Mercury Tribute Concert secara gratis melalui laman YouTube resmi Queen pada Jumat, 15 Mei 2020. Tidak hanya itu saja, hal ini dilakukan dengan maksud dan tujuan guna menggalang dana untuk mengatasi dampak wabah CoVid-19 dan akan diserahkan kepada WHO. Konser ini sendiri saat itu dihelat dalam rangka kampanye kesadaran akan AIDS pada tahun 1992 yang diselenggarakan di Wembley Stadion dan dihadiri lebih dari 72.000 orang.

Penayangan konser ini akan disiarkan secara langsung pada jam 2 malam Eastern Time atau 11 pagi Pacific Time,  dan akan tersedia untuk bisa ditonton selama 48 jam penuh. Untuk setiap dana yang disumbangkan selama masa donasi, akan dikonversikan setara dengan USD 2 oleh Google/YouTube UN Foundation. “Jumat, tanggal 15 ini, pemutaran perdana dari rekaman konser The Freddie Mercury Tribute Concert untuk mendukung #COVID19forWHO. Jangan lewatkan kesempatan untuk menonton konser eksklusif ini selama 48 jam hanya di di YouTube Music.” Terang pihak band melalui laman Twitter resmi mereka.

Pada awalnya dahulu, konser penghormatan ini diadakan beberapa bulan setelah sang vokalis meninggal karena komplikasi akibat AIDS pada tahun 1982. Di konser tersebut turut hadir beberapa personil Queen lainnya, Brian May, Roger Taylor dan John Deacon yang menampilkan lagu-lagu klasik Queen bersama dengan David Bowie, Robert Plant, Roger Daltrey, Elton John, Axl Rose, Metallica, U2, Def Leppard, Gun N’ Roses, Spinal Tap, dan banyak lagi musisi ternama lainnya. Dari konser tersebut, tercatat mereka berhasil mengumpulkan donasi sekitar USD 20 juta yang disalurkan untuk banyak proyek penanganan AIDS di 57 negara.

Semua hasil dari pemutaran streaming ini akan disalurkan kepada COVID-19 Solidarity Response Fund untuk WHO (didukung oleh Yayasan PBB dan Yayasan Filantropi Swiss), untuk membantu memastikan para pasien mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan, pekerja garis depan mendapatkan pasokan perlengkapan dan informasi penting, guna mempercepat upaya untuk mengembangkan vaksin, tes, dan perawatan.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Queen Twitter

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading